Agen Poker Online - Perkenalkan saya Boy, saya sudah berkeluarga dan sudah mempunyai buah hati yang masih lucu , soalnya ini baru pertama kali saya dan istriku di karunia anak, tapi setelah melahirkan istriku tinggal di rumah orang tuanya serta anakku juga, soalnya takut karena baru pertama ini dan belum pengalaman untuk mengurus buah hati.

Tetapi sebenarnya bukan cuma itu, karena anakku adalah cucu pertamanya jadi ia sangat sayang sekali, tadinya sayapun diperintah pindah kerumah orang tuanya tetapi saya tak mau karena saya paling risih kalau diperintah tinggal dirumah orang walaupun rumahnya besar kan lebih enak tinggal dirumah sendiri walaupun rumahnya agak kecil (type 70)m mau ngapain juga terserah & bebas,




Agen Capsa Online - Oleh karena itu maka semenjak istriku melahirkan sampai anakku sekarang berumur 4 tahun, istrikku masih sering tinggal dirumah orang tuanya, karena anakku juga sudah terbiasa tinggal disana jadi kalau diajak pulang kerumahku suka engga betah & minta pulang kerumah neneknya,

Soalnya kalau disanakan rumahnya selalu ramai ada kakak-kakak iparku yang juga sayang sama ia & selalu dimanjain sedangkan kalau pulang kerumahku tak seramai disana, disini ia cuma punya 1 orang teman yaitu pembantuku yang kadang-kadang sibuk mengurusi segala keperluannya, sedangkan saya & Istriku kadang-kadang sibuk mengurusi pekerjaannya masing-masing.

Karena seringnya istriku jarang pulang sehingga saya lebih sering tinggal bersama pembantuku, segala keperluanku semuanya sudah diatur oleh pembatuku, mulai dari menyiapkan makan, menyiapkan pakaianku untuk kekantor & segala-galanya disiapkan oleh ia, cuma satu yang ia tak bisa membantu yaitu tentang urusan seks.

Memang untuk urusan yang satu itu jika saya lagi kepingin saya menyuruh istriku pulang & saya melalukannya sampai sama-sama puas, tetapi bagaimana kalau istriku tak bisa pulang atau ia lagi kedatangan tamu bulannanya????, itulah yang menjadi kendala bagiku, lagi-lagi saya harus bermasturbasi (beronani) sendiri sambil menonton VCD porno atau membaca buku karangan Enny Errow, sambil mengelus-elus alat vitalku yang kian mengeras tak terasa lama-lama saya jadi mengocoknya sampai akhirnya....cret...cret.... air maniku keluar.

Malah pernah suatu kali saya lagi kepingin berat ternyata istriku lagi engga bisa pulang, karena hari itu ia benar benar cape sekali habis pulang kantor. & kalau begini urusanya pasti harus beonani ria lagi deh, maka cepat-cepat saya memutar VCD porno yang baru saya pinjam dari temanku di kantor, sambil menonton saya memainkan batang kemaluanku yang sudah menegang, tetapi sampai tanganku pegal saya belum orgasme juga, maka saya pindah kekamar tidurku & melepaskan semua pakaian yang melekat di badanku hingga saya benar-benar polos alias bugil,

Saya tak sadar kalau pintu kamarku tak tertutup rapat engga tahunya pembantuku itu rupanya dari tadi mengintippi aku, memang biasanya kalau saya lagi onani atau saya lagi bermain sama istriku, pembantuku saya suruh jangan masuk keruang keluarga, rupanya ia jadi curiga lagi apa saya disana & rupanya ia sering mengintipi saya tanpa saya sadari.

( O, ya belum saya kasih tahu ya, pembantuku itu orangnya memang rada cantik, pendidikannya SMA loh), badanya langsing, rambutnya sebahu, kulitnya putih bersih, (mirip seperti artis LLT...) tingginya sama seperti istriku umurnya baru 19 tahun, kalau dilihat sekilas kayanya ia engga cocok deh jadi pembantu mungkin cocoknya jadi istri kedua ku, kaliya.( uuuuuhhhhh maunya....) statusnya juga engga jelas janda bukan perawan juga bukan,



Judi Poker Uang Asli - Karena ia pernah dikawinkan sama orang tuanya, dengan lelaki yang sudah beumur + 55 tahun & baru kawin 5 hari ia kabur dari rumah suaminya, karena engga tahan dengan perlakuan suaminya yang sering meminta yang tidak-tak ia bercerita kepada istriku, istriku malah menanyakan lagi yang tidak-tak bagai mana sih maksudnya, (Itu loh bu ibu adalah panggilan untuk istriku) saya diperintah nungging eh tahu-tahu pantat saya ditusuk sama penisnya suami saya, wah... Sakitnya bukan kepalang bu, malah sehabis digituin oleh suami saya jadi engga bisa tahan lagi kalau saya sakit perut tau-tau langsung berak aja abis lubangnya jadi gede kali & engga bisa balik lagi,

Padahal kan sudah ada tempatnya bu, eh malah cari-cari lubang yang lain, ini aja juga lubang vagina saya jadinya gatal terus maunya dipegangin aja, padahal kan saya juga sudah kasih tau ke suami saya masukinnya di lubang vagina aja mas jangan di pantat soalnya sakit sekali mas & saya jadi engga bisa nahan berak, tetapi ia masih aja nusuknya di lubang pantat, coba aja ibu bayangin selama 5 hari pantat saya ditusukin terus dari pada digituin tiap hari mendingan saya kabur aja ke Jakarta.

(Aku tau itu karena saya sering nguping pembicaraan istriku dengan pembantuku yang cantik itu.) saya baru sadar kalau pembantuku itu ngintipin saya, ketika ia ngintip rupanya ia sambil masturbasi juga, baju roknya diangkat keatas tanpa pakai CD, jari tangan kanannya di masukan kedalam vaginanya, matanya sambil merem melek & tanpa disengaja rupanya ia telah mendorong pintu kamarku yang memang engga tertutup rapat saya kaget setengah mati karena tau-tau ia sudah berdiri didepan kamar sambil masturbasi & ia juga engga kalah kagetnya karena ketahuan ngintipin saya, maka ia langsung bilang,

" maafnya pak tadi saya engga sengaja menyentuh pintu kamar Bapak saya lagi mau nyapuin lantai.

" (memang sih di sebelah ia ada sapu lantai), saya langsung aja jawab,

“Itu tangan kanan kamu kenapa peganin vagina terus emangnya takut hilang???" rupanya ia engga sadar bahwa baju roknya masih terangkat keatas & tanpa CD sehingga dengan jelas saya dapat memandangi vaginanya yang indah disertai bulu-bulu halus yang baru mulai tumbuh.

Eh.. anu... pak engga apa-apa jawabnya, & buru -buru ia menutupi dengan baju roknya & akupun dengan gerakan reflek menarik selimut untuk menutupi tubuhku yang masih telanjang.

Harum sini deh bisa tolong pijitin saya, badan saya pada sakit nih, kataku sambil pura-pura mengalikkan pembicaraan. Sambil ragu ragu akhirnya ia menghampiri saya & berdiri didekat ranjang.

Ayo Harum pijitin dong jangan diam saja, & akhirnya diapun mau pijitin badanku. setelah beberapa lama ia pun bertanya kepada ku Pak, tadi bapak lagi ngapain sih, ko sambil telanjang?

"ah,.. engga, saya lagi pakai obat biar tetap kuat," jawabku seenaknya, memangnya kalau engga pakai obat engga kuat ya pak?. Sembarangan, emangnya kamu kamu coba, kataku lagi, Laah kamu sendiri ngapain, lagi nyapu ko tangannya dimasuk-masukin ke vagina.

"Ah.. ennga pak, ini ini vagina saya dari pagi gatal terus maunya di pegang-pegang aja,....

Coba sini saya periksa jangan -jangan kamu terkena penyakit lagi,....

Ah jangan pak, saya malu biar saya garuk sendiri aja, tetapi ngomong-ngomong Bapak juga lagi ngapain, ko telanjang sendirian?....

Ah, Engga, saya juga dari pagi lagi gatal nih,...

Ibu engge datang ya pak???...

Engga ibu kecapean kali abis dikantornya lagi banyak kerjaan,..

Pak, kalau saya garukin mau ngak pak,...

Ia sini garukin saya, tetapi pelan-pelan ya,..

Tenang aja pak kalau soal garuk-menggaruk saya sudah ahli pak, soalnya saya pernah diajari oleh bekas suami saya.... Tanpa buang waktu lebih lama ia langsung mengusap-ngusap sambil mengocok batang kemaluanku yang dari tadi sudah berdiri tegak, & tanpa diperintah ia juga langsung menciumi batang kemaluanku serta menjilatinnya persis seperti anak kecil dibeliin eskrim... Eh Harum, kamu ko pintar banget sih, belajar dari mana???...

Maaf ya pak, saya sering ngintip bapak waktu lagi nonton film porno jadi saya sudah tau caranya, cuma saya masih ragu apakah bapak mau berbuat begitu sama saya, soalnya sayakan cuma pembantu... Pembantu kan cuma jabatannya tetapi kalau vaginanya kan sama aja....

Ia pak tetapi saya pernah dipesan oleh ibu,

" Kamu jangan coba-coba ngerayu suami saya ya, nanti saya keluarin kamu," makanya pak, bapak jangan bilang-bilang sama ibu ya, nanti kalau saya dikeluarin bagai mana, saya mau tinggal dimana pak.... Ia deh saya juga engga bakalan bilang sama ibu.

Pokoknya begini aja deh kalau ada ibu kamu tidurnya, dikamar kamu tetapi kalau engga ada ibu kamu tidurnya disini aja sama saya... Ia deh pak tetapi saya engga kuat tidur dikamar ini soalnya AC dingin sih pak.. Nantikan ada saya, kalau sudah dipelukin juga egga dingin lagi.

Memang sih dari dulu juga saya sudah punya niat mau ngajak ia kalau lagi engga ada istriku dari pada ngocok sendiri, tetapi saya masih ragu jangan-jangan ia ngaduin macam-macam ke istriku wah.. bisa gawat tuh.

Tetapi enga taunya malah kebalikan ia malah suka, kalau tahu ia suka, dari dulu aja jadi engga usah onani sendiri betul ngak teman-teman? Soalnya saya terus terang aja paling engga suka sama cewe-cewe WTS, soalnya bukanya apa-apa, penyakitnya itu yang paling repot & juga bayaranya yang mahal, ya paling tak kalau kita mau yang bersih, bayaranya yang gope keatas kalau yang gope kebawah itumah engga bisa dijamin kebersicuma malah pernah teman saya main yang harga bukinganya 350 katanya bersih tetapi engga tahunya tetap aja kena penyakit dari pada buang buang duit & cari penyakit buat cuma ngecret doang mendingan ngocok sendiri, emang sih waktu dulu saya masih kerja di PT. XXX gaji saya sangat berlimpah saya cuma kasih ke istriku setengahnya & sisanya saya simpan sendiri ia memang engga tau kalau gaji saya dua kali lipatnya belum tunjangan-tunjangan lainya seperti uang makan Uang transport, uang perbaikan mobil, uang kopi dll pokoknya yang ia tau gaji saya cuma segitu dong sudah mencangkup segala-galanya, itu aja ia juga masih bisa menyimpan setengahnya dari gaji yang saya berikan tiap bulannya.

Wah kalau dipikir-pikir waktu dulu saya bener-bener happy banget deh, hampir harump minggu saya main dengan cewe dengan tarif yang high class kalau dihitung-hitung sudah berapa puluh juta uang yang dibuang percuma unutk ngecret doang.

Sambil terus ngelamun batang kemaluanku terus dihisapi serta dijilati oleh Harum pembantuku, tiba-tiba ia berkata,

" Ko, ngelamun sih pak, pasti keenakan ya....

" Ia, abis kamu engga dari dulu sih bilang kalau kamu juga suka ngeeesex ....

Ia pak saya juga nyesel engga dari dulu bilang ke bapak, abis saya takut sih.

Eh, Harum ngomong-ngomong waktu dulu, kalau kamu lagi kepingin bagai mana...

Ya.. saya main sendiri pak, kadang-kadang kalau saya kepasar saya beli ketimun pak buat main sendiri...

Wah... berarti ketimun yang kamu sering masak bekas kamu pakai ya....

Engga pak, kan saya beli ketimunnya banyak pak, lagian kalau habis dipakai untuk itu biasanya ketimunnya bonyok pak.. alias hancur....

Tetapi pernahkan kamu kasih saya timun yang hancur, waktu itu kamu bilang timunnya hancur gara-gara tas plastik bawaan kamu putus hayyyoooo...

Ia deh pak saya minta maaf lagi, soalnya waktu itu saya kepengen berat pak, jadi saya pakai dulu ketimunnya, sehabis saya main saya pergi lagi kepasar untuk beli ketimun eh.. sudah kehabisan pak, jadi saya pakai saja yang itu, soalnya bapak kalau makan kan musti ada lalapannya, tetapi engga usah kawatir pak timunnya sudah saya cuci bersih ko pak....



Agen Poker Indonesia - Tetapi rasanya lain ya Harum, saya juga sudah curiga...

Lain bagai mana pak???...

Ia, rasanya lebih enak & gurih, pasti karena sudah kecampur dengan lendir kamu....

Ah.. masa pak, kalau begitu lain kali sebelum dimakan saya pakai dulu ya pak, soalnya sayangkan dari pada dibuang.....

Ya lain kali ngapain kamu pakai ketimun lagi, kan kamu bisa bilang kesaya nanti saya kasih ketimun saya yang lebih enak & empuk....

Ia pak, ko bapak punya gede banget sih pak, kaya ketimun saja, punyanya bekas suami saya saja engga segini besar pak, wah.. pasti enak banget ya pak kalau dimasukin ke vagina saya,... pak, tangan bapak jangan diam saja dong pak, mainin vagina saya dong, soalnya vagina saya juga sudah gatal pak dari tadi....

Lah.... tadi saya mau garukin katanya kamu bisa garuk sendiri.....

Ia, kan tangan saya sudah sibuk garukin punya bapak jadi saya engga sempat pak.....

Ya sudah kamu naik dong ke ranjang saya & baju kamu juga dicopot semuanya, saya aja sudah telanjang ko kamu masih pakai baju...

Ia pak.....

Harum kalau begitu kita main 69 aja ya, supaya bisa sama-sama saling jilatin

Ya terserah Bapak aja,.... Aaaaahhhhh..... Enak banget pak... terus pak....achhhhh....ohhhhhh....ahhhhhhhhh.... pak kita masukin aja yu pak saya sudaah engga tahan nih.... Kayaknya saya sudah mau keluar .... Aaaahhhhhh.... haaayyooo pakkkk masukin ajaaaa....saya sudah engga tahan niiihhhhh.....

Tetapi saya masih terus tahan engga mau langsung dimasukin dulu saya mau bikin ia kegilaan & ketagihan saya masih terus menjilati serta mengisap kelentitnya yang bikin ia kegilaan.

Aaaahhhhhh.... haaayyooo pakkkk masukin ajaaaa...saya sudahhhhh eeeengga tahaaan niiiihhh.... Aaaahhhhhh... haaayyooo pakkkk masukin ajaaaa...

Tanpa buang waktu & diperintah lagi ia langsung membalikan badan & ia naik diatas badanku serta dimasukannya batang kemaluanku kedalam vaginanya yang sudah basah akibat lendir kenikmatan Aaaahhhhhh.... haaayyooo pakkkk masukin biar dalam pak terus paaaakkk dorooooong pak dari bawah ini musti masuk semua kedalam vagina saya paaakkkk jangaaaan disisain paaakkkkk...

Sambil terus mengoyangkan pantatnya ia berusaha memasukan batang kemaluanku yang besar & panjang ini. saya tak tinggal diam saya berusaha mendorongnya kuat-kuat batang kemaluanku kedalam vaginanya tetapi rasanya sudah tak bisa masuk lagi karena sudah mentok karena batang kemaluanku panjangnya 18 cm dengan diameternya 3,5cm sedangkan vaginanya Harum mungkin kedalamannya cuma sekitar 16/17 cm jadi engga bisa masuk semuanya.

( O, ya saya belum ceritakan ya mengapa batangku bisa panjang seperti itu, ceritanya waktu saya kuliah di Bandung saya pernah datang kesalah satu dukun pengobatan, nah disitu saya diberi ramuan obat & batang kemaluanku dimasukan kedalam bambu yang sudah saya pilih sesuai dengan kemauan kita & kira-kira 1 jam ketika saya bangun ternyata batang kemaluanku sudah membesar seperti itu memang pada saat itu saya tak sadarkan diri,

Aku tahu dari cerita teman wanita di tempat kost ku, memang waktu saya kesana saya diantar olehnya tadinya saya tak percaya loh, tetapi kenyataannya????malah sehabis itu, Sita teman kuliahku itu jadi lengket sama aku,

Karena cuma saya yang berani mengambil bambu sebesar itu, & sebelumnya waktu ia mengantar teman-temanku yang lain mereka cuma mengambil bambu yang lebih kecil dari aku.( Maaf ini bukan promosi tetapi sekedar informasi saja.)).

Pak,... sekarang ganharumn dong saya yang dibawah, bapak yang diatas supaya lebih bervariasi gitu... Sambil batang kemaluanku masih masih menancap pada vaginanya Harum saya merubah posisi yang tadinya saya dibawah sekarang saya diatas sehingga saya lebih leluasa memandangi tubuhnya yang mulus tampa dibungkus sehelai benangpun yang baru pertama kali saya melihatnya,

memang toketnya tak sebasar istriku punya tetapi saya justru lebih bergairah melihat toket yang baru tumbuh dengan putting susunya yang masih kemerah-merahan.

Ayo dong pak... dorong yang kencang, jangan ngelamun terus, ayooo aaaahhhhhh saaayaaa sudah engggaa tahaaan niiihhhh aaahhhh....sssshhhhhh....aaaahhhh saayaaa sudah mau keluar nihhh.... ini pak, susu saya juga di isepin dongggg....

Memang dari tadi saya lebih banyak pasif dari pada aktifnya sehingga ia lebih banyak protesnya maka saya pun langsung mengisapi putting susunya yang sebelah kanan & yang selelah kiri saya mainkan dengan tanganku sementara untuk yang bagian bawah itu urusan penisku, Sssshhhhhhh..... aaaahhhh.... enak ya Harum, lubang kamu masih sempit walaupun sudah banyak lendirnya....

Iaaa.. terruuusss paaakkk dorong lagi yang kencang, aahhhhh...ssshhhh... saayaaaa sudah ennga tahaaan nih.... Tiba-tiba saya mencabut batang kemaluanku dari vaginanya Harum..... Kenapa dicabut pak hayo masukin lagi paaakkkk.....cepat paaakkk,

Tunggu Harum, saya mau pakai kondom dulu, soalnya saya takut nanti kamu hamil.... Ia pak, ceeepetttt pak pakainya saya sudah engga tahan nih mau keluarrrrr...

Sesudah memakai kondom maka akupun memasukan kembali batang kemaluanku kedalam vaginanya Harum tiba-tiba,....

Acccchhhhhhhh....dia memeluku erat sekali sampai saya susah sekali bernafas.....

Aaaaahhhhhhhhh..... aaaaahhhhhhhh.... saya sudah engga tahan pak saya mau keluaaaaarrrrrrr aaahhhh....ssshhhh....wah eeenaaaak sekali pak, aachhhh......aaaahhhhhhhhh tetapi bapak belum keluar ya???...

Ia saya juga sebentar lagi... makanya saya pakai kondom supaya saya bisa keluarin di dalam, Harum sekarang kamu nungging ya, saya mau masukin dari belakang,...

Ah jangan pak, enga mau ah nanti pantat saya sakit,... Engga saya juga engga mau masukin di pantat, saya masukinnya di vagina kamu tetapi kamu nungging ya... Begini pak... Ia..ternyata dengan posisi nungging lubang vaginanya semakin sempit lebih terasa gesekannya. & akhirnya akupun mengakhiri permainanku karena akupun sudah orgasme..

Aaaahhhhhh.... Terima kasih Harum kamu sudah membantu saya.. Terima kasih juga pak, bapak juga telah membantu saya, rupanya kita sama-sama kesepian ya pak,...

Ia & hobi kita juga sama ya Harum, suka mencari kenikmatan dengan bersex ria. Ia, pak,..saya juga cape sekali pak.... Ya sudah kamu tidur disini saja sekalian temanni saya tidur....



Ia deh pak, tetapi dipelukin ya pak, saya kedinginan nih....

Ia deh...,O ya Harum bagai mana kalau besok kita ke klinik....

Emangnya mau apa pak, gatal saya sudah sembuh ko pak,...

Bukan maksud saya kamu pakai kontrasepsi aja, jadi saya tak harus pakai kondom terus, kan kamu juga engga enak kalau ada plastiknya, nanti kalau ditanya sama dokternya bilang aja kamu istri saya & kamu engga mau hamil dulu karena kamu masih sekolah...

Ia deh pak kita atur aja pak, supaya kita sama-sama bisa enak.... & semenjak malam itu kalau istriku tak ada dirumah, maka Harum yang selalu menemani saya tidur, tetapi sayang Lebaran kemarin ia pulang kampung untuk menengok orang tuanya, & ia berjanji akan kembali ke Jakarta ,

Tetapi saya ragu apakah ia di perbolehkan kembali ke Jakarta oleh orang tuanya???... Kita lihat saja nanti, yang pasti dalam beberapa minggu saya pasti kesepian lagi. Selesai Cerita Mesum Pembantu Muda .

Post By : PokerAstro.me


Judi Poker Uang Asli - Bersama tante Nisya pengalaman seksku yang tak pernah ku lupa, dia mengajariku gimana mencari kenikmatan saat itu aku berumur 23 tahun sedangkan tante Nisya 30 an tapi wajah dan bodynya masih kencang dan enak dilihat, dari muda tante Nisya sering olahraga jadi masih terlihat segar diusinya yang segitu.

Perkenalkan namaku Entis ceritaku ini merupakan sebuah pengalaman pribadi dan aku ingin berbagi kepada kalian semua Tante NISYA mempunyai wajah yang cantik dengan rambut sebahu.



Agen Capsa Online - Kulitnya putih bersih. Selain itu yang membuatku selama ini terpesona adalah payudara tante NISYA yang luar biasa montok. Perkiraanku payudaranya berukuran 36C. Ditambah lagi pinggul aduhai yang dimiliki oleh janda cantik itu. Bodi tante NISYA yang indah itulah yang membuatku tak dapat menahan birahiku dan selalu berangan-angan bisa menikmati tubuhnya yang padat berisi. Setiap melakukan onani, wajah dan tubuh tetanggaku itu selalu menjadi inspirasiku.

Pagi itu jam sudah menunjukan angka tujuh. Aku sudah bersiap untuk berangkat ke kampus. Motor aku jalankan pelan keluar dari gerbang rumah. Dikejauhan aku melihat sosok seorang wanita yang berjalan sendirian. Mataku secara reflek terus mengikuti wanita itu.

Maklum aja, aku terpesona melihat tubuh wanita itu yang menurutku aduhai, meskipun dari belakang. Pinggul dan pantatnya sungguh membuat jantungku berdesir. Saat itu aku hanya menduga-duga kalau wanita itu adalah tante NISYA.

Bersamaan dengan itu, celanaku mulai agak sesak karena kontolku mulai tidak bisa diajak kompromi alias ngaceng berat. Perlahan-lahan motor aku arahkan agak mendekat agar yakin bahwa wanita itu adalah tante NISYA.

“Eh tante NISYA. Mau kemana tante?” sapaku.

Tante NISYA agak kaget mendengar suaraku. Tapi beliau kemudian tersenyum manis dan membalas sapaanku.



Judi Poker Tanpa Bot - “Ehm.. Kamu Entis. Tante mau ke kantor. Kamu mau ke kampus?” tante NISYA balik bertanya.

“Iya nih tante. Masuk jam delapan. Kalau gitu gimana kalau tante saya anter dulu ke kantor?

Kebetulan saya bawa helm satu lagi,” kataku sambil menawarkan jasa dan berharap tante NISYA

tidak menolak ajakanku.

“Nggak usah deh, nanti kamu terlambat sampai kampus lho”

Suara tante NISYA yang empuk dan lembut sesaat membuat penisku semakin menegang.

“Nggak apa-apa kok tante. Lagian kampus saya kan sebenarnya dekat,”

kataku sambil mataku selalu mencuri pandang ke seluruh tubuhnya yang pagi itu mengenakkan bletzer dan celana panjang. Meski tertutup oleh pakaian yang rapi, tapi aku tetap bisa melihat kemontokan payudaranya yang lekukannya tampak jelas.

“Benar nih Entis mau nganterin tante ke kantor?

Kalau gitu bolehlah tante bonceng kamu,” kata tante NISYA sambil melangkahkan kakinya diboncengan.

Aku sempat agak terkejut karena cara membonceng tante yang seperti itu. Tapi bagaimanapun aku tetap diuntungkan karena punggungku bisa sesekali merasakan empuknya payudara tante yang memang sangat aku kagumi.

Apalagi ketika melewati gundukan yang ada di jalan, rasanya buah dada tante semakin tambah menempel di punggungku. Pagi itu tante NISYA aku anter sampai ke kantornya. Dan aku segera menuju ke kampus dengan perasaan senang.

Waktu itu hari sabtu. Kebetulan kuliahku libur. Tiba-tiba telepon di sebelah tempat tidurku berdering. Segera saja aku angkat. Dari seberang terdengar suara lembut seorang wanita.

“Bisa bicara dengan Entis?”

“Iya saya sendiri?” jawabku masih dengan tanda tanya karena merasa asing dengan suara ditelepon.

“Selamat pagi Entis. Ini tante NISYA…!,” aku benar-benar kaget bercampur aduk.

“Se.. Selamat.. Pa.. Gi tante. Wah tumben nelpon saya. Ada yang bisa saya bantu tante?” kataku agak gugup.

“Pagi ini kamu ada acara nggak Entis?

Kalau nggak ada acara datang ke rumah tante ya. Bisa kan?” Pinta tante Keny dari ujung telepon.

“Eh.. Dengan senang hati tante. Nanti sehabis mandi saya langsung ke tempat tante,” jawabku.

Kemudian sambil secara reflek tangan kiriku memegang kontolku yang mulai membesar karena membayangkan tante NISYA.

“Baiklah kalau begitu. Aku tunggu ya. Met pagi Entis.. Sampai nanti!” suara lembut tante NISYA yang bagiku sangat menggairahkan itu akhirnya hilang diujung tepelon sana.

Pagi itu aku benar-benar senang mendengar permintaan tante NISYA untuk datang ke rumahnya. Dan pikiranku nglantur kemana-mana. Sementara tanganku masih saja mengelus-elus penisku yang makin lama, makin membesar sambil membayangkan jika yang memegang kontolku itu adalah tante NISYA. Karena hasratku sudah menggebu, maka segera saja aku lampiaskan birahiku itu dengan onani.

Aku bayangkan aku sedang bersetubuh dengan tante NISYA yang sudah telanjang bulat sehingga payudaranya yang montok menunggu untuk dikenyot dan diremas. Mulut dan tanganku segera menyapu seluruh tubuh Tante NISYA.

“Tante.. Tubuhmu indah sekali. Payudaramu montok sekali tante. Aaah.. Ehs.. Ah,”
mulutku mulai merancau membayangkan nikmatnya ML dengan tante NISYA. aku sudah berfikir ingin memakai obat kuat untuk melawan tante NISYA

Jarum jam sudah menunjuk ke angka 8 lebih 30 menit. Aku sudah selesai mandi dan berdandan.

“Nah, sekarang saatnya berangkat ke tempat tante NISYA. Aku sudah nggak tahan pingin lihat kemolekan
tubuhmu dari dekat sayang,” gumamku dalam hati.

Kulangkahkan kakiku menuju rumah tante NISYA yang hanya berjarak 100 meter aja dari rumahku. Sampai di rumah janda montok itu, segera saja aku ketuk pintunya.

“Ya, sebentar,” sahut suara seorang wanita dari dalam yang tak lain adalah tante NISYA.

Setelah pintu dibuka, mataku benar-benar dimanja oleh tampilan sosok tante NISYA yang aduhai dan berdiri persis di hadapanku. Pagi itu tante mengenakan celana street hitam dipadu dengan atasan kaos ketat berwarna merah dengan belahan lehernya yang agak ke bawah. Sehingga nampak jelas belahan yang membatasi kedua payudaranya yang memang montok luar biasa. Tante NISYA kemudian mengajakku masuk ke dalam rumahnya dan menutup serta mengunci pintu kamar tamu. Aku sempat dibuat heran dengan apa yang dilakukan janda itu.

“Ada apa sih tante, kok pintunya harus ditutup dan dikunci segala?” tanyaku penasaran.

Senyuman indah dari bibir sensual tante NISYA mengembang sesaat mendengar pertanyaanku.

“Oh, biar aman aja. Kan aku mau ajak kamu ke kamar tengah biar lebih rilek ngobrolnya sambil nonton TV,” jawab tante NISYA seraya menggandeng tanganku mengajak ke ruangan tengah.

Sebenarnya sudah sejak di depan pintu tadi penisku tegang karena terangsang oleh penampilan tante NISYA. Malahan kali ini tangan halusnya menggenggam tanganku, sehingga kontolku nggak bisa diajak kompromi karena semakin besar aja. Di ruang tengah terhampar karpet biru dan ada dua bantal besar diatasnya. Sementara diatas meja sudah disediakan minuman es sirup berwarna merah. Kami kemudian duduk berdampingan.

“Ayo Entis diminum dulu sirupnya,” kata tante padaku.

Aku kemudian mengambil gelas dan meminumnya.

“Entis. Kamu tahu nggak kenapa aku minta kamu datang ke sini?”
tanya tante Ken sambil tangan kanan beliau memegang pahaku hingga membuatku terkejut dan agak gugup.

“Ehm.. Eng.. Nggak tante,” jawabku.

“Tante sebenarnya butuh teman ngobrol….

Maklumlah anak-anak tante sudah jarang sekali pulang karena kerja mereka di luar kota dan harus sering menetap disana. Jadinya ya.. Kamu tahu sendiri kan, tante kesepian. Kira-kira kamu mau nggak jadi teman ngobrol tante?

Nggak harus setiap hari kok..!,” kata tente Ken seperti mengiba.

Dalam hati aku senang karena kesempatan untuk bertemu dan berdekatan dengan tante akan terbuka luas.
Angan-angan untuk menikmati pemandangan indah dari tubuh janda itu pun tentu akan menjadi kenyataan.



Capsa Online - “Kalau sekiranya saya dibutuhkan, ya boleh-boleh aja tante. Justru saya senang bisa ngobrol sama tante. Biar saja juga ada teman. Bahkan setiap hari juga nggak apa kok”

Tante tersenyum mendengar jawabanku.

Akhirnya kami berdua mulai ngobrol tentang apa saja sambil menikmati acara di TV. Enjoi sekali. Apalagi bau wangi yang menguar dari tubuh tante membuat angan-anganku semakin melayang jauh.

“Entis, udara hari ini panas ya? Tante kepanasan nih.

Kamu kepanasan nggak?” tanya tante NISYA yang kali ini sedikit manja.

“Ehm.. Iya tante. Panas banget.

Padahal kipas anginnya sudah dihidupin,” jawabku sambil sesekali mataku melirik buah dada tante yang agak menyembul, seakan ingin meloncat dari kaos yang menutupinya.

Mata Tante NISYA terus menatapku hingga membuatku sedikit grogi, meski sebenarnya birahiku sedang menanjak. Tanpa kuduga, tangan tante memegang kancing bajuku.

“Kalau panas dilepas aja ya Entis, biar cepet adem,” kata tante NISYA sembari membuka satu-persatu kancing bajuku, dan melepaskannya hingga aku telanjang dada..

Aku saat itu benar-benar kaget dengan apa yang dilakukan tante padaku. Dan aku pun hanya bisa diam terbengong-bengong. Aku tambah terheran-heran lagi dengan sikap tente NISYA pagi itu yang memintaku untuk membantu melepaskan kaos ketatnya.

“Entis, tolongin tante dong. Lepasin kaos tante. Habis panas sih..,” pinta tante Ken dengan suara yang manja tapi terkesan menggairahkan.

Dengan sedikit gemetaran karena tak menyangka akan pengalaman nyataku ini, aku lepas kaos ketat berwarna merah itu dari tubuh tante NISYA.

Dan apa yang berikutnya aku lihat sungguh membuat darahku berdesir dan penisku semakin tegang membesar serta jantung berdetak kencang. Payudara tante Ken yang besar tampak nyata di depan mataku, tanpa terbungkus kutang. Dua gunung indah milik janda itu tampak kencang dan padat sekali.

“Kenapa Entis. Kok tiba-tiba diam?” tanya tante NISYA padaku.

“E.. Em.. Nggak apa-apa kok tante,” jawabku spontan sambil menundukkan kepala.

“Ala.. enggak usah pura-pura. Aku tahu kok apa yang sedang kamu pikirkan selama ini.

Tante sering memperhatikan kamu.

Entis sebenarnya sudah lama pingin ini tante kan?”

kata tante sambil meraih kedua tanganku dan meletakkan telapak tanganku di kedua buah dadanya yang montok.

“Ehm.. Tante.. Sa.. Ya.. Ee..,” aku seperti tak mampu menyelesaikan kata-kataku karena gugup. Apalagi tubuh tante NISYA semakin merapat ke tubuhku.

“Entis.. Remas susuku ini sayang. Ehm.. Lakukan sesukamu.

Nggak usah takut-takut sayang. Aku sudah lama ingin menimati kehangatan dari seorang laki-laki,” rajuk tante NISYA sembari menuntun tanganku meremas payudara montoknya.

Sementara kegugupanku sudah mulai dapat dikuasai. Aku semakin memberanikan diri untuk menikmati kesempatan langka yang selama ini hanya ada dalam angan-anganku saja. Dengan nafsu yang membara, susu tante NISYA aku remas-remas. Sementara bibirku dan bibirnya saling berpagutan mesra penuh gairah.

Entah kapan celanaku dan celana tante lepas, yang pasti saat itu tubuh kami berdua sudah polos tanpa selembar kainpun menempel di tubuh. Permaianan kami semakin panas. Setelah puas memagut bibir tante, mulutku seperti sudah nggak sabar untuk menikmati payudara montoknya

“Uuhh.. Aah..” Tante NISYA mendesah-desah tatkala lidahku menjilat-jilat ujung puting susunya yang berbentuk dadu.

Aku permainkan puting susu yang munjung dan menggiurkan itu dengan bebasnya. Sekali-kali putingnya aku gigit hingga membuat Tante Ken menggelinjang merasakan kenikmatan. Sementara tangan kananku mulai menggerayangi ‘vagina’ yang sudah mulai basah.

Aku usap-usap bibir vagina tante dengan lembut hingga desahan-desahan menggairahkan semakin keras dari bibirnya.

“Entis.. Nik.. Maat.. Sekali sa.. Yaang.. Uuuhh.. Puasin tante sayang.. Tubuhku adalah milikmu,” suara itu keluar dari bibir janda montok itu.

Aku menghiraukan ucapan tante karena sedang asyik menikmati tubuh moleknya. Perlahan setelah puas bermain-main dengan payudaranya mulutku mulai kubawa ke bawah menuju vaginatante NISYA yang bersih terawat tanpa bulu. Dengan leluasa lidahku mulai menyapu vagina yang sudah basah oleh cairan.

Aku sudah tidak sabar lagi. Batang penisku yang sudah sedari tadi tegak berdiri ingin sekali merasakan jepitan vagina janda cantik nan montok itu. Akhirnya, perlahan kumasukkan batang penisku ke celah-celah vagina. Sementara tangan tante membantu menuntun tongkatku masuk ke jalannya. Kutekan perlahan dan..

“Aaah..” suara itu keluar dari mulut tante Ken setelah penisku berhasil masuk ke dalam liang senggamanya. Kupompa penisku dengan gerakan naik turun.

Desahan dan erangan yang menggairahkanpun meluncur dari mulut tante yang sudah semakin panas birahinya.

“Aach.. Ach.. Aah.. Terus sayang.. Lebih dalam.. Lagi.. Aah.. Nik.. Mat..,” tante Ken mulai menikmati permainan itu.

Aku terus mengayuh penisku sambil mulutku melumat habis kedua buah dadanya yang montok. Mungkin sudah 20 menitan kami bergumul. Aku merasa sudah hampir tidak tahan lagi. Batang kemaluanku sudah nyaris menyemprotkan cairan sperma.

“Tante.. Punyaku sudah mau keluar..”

“Tahan seb.. Bentar sayang.. Aku jug.. A.. Mau sampai.. Aaach..” akhirnya tante NISYA tidak tahan lagi.

Kamipun mengeluarkan cairan kenikmatan secara hampir bersamaan. Banyak sekali air mani yang aku semprotkan ke dalam liang senggama tante, hingga kemudian kami kecapekan dan berbaring di atas karpet biru.

“Terima kasih Entis. Tante puas dengan permainan ini. Kamu benar-benar jantan. Kamu nggak nyeselkan tidur dengan tante?” tanya beliau padaku.



Aku tersenyum sambil mencium kening janda itu dengan penuh sayang.

“Aku sangat senang tante. Tidak kusangka tante memberikan kenikmatan ini padaku. Karena sudah lama sekali aku berangan-angan bisa menikmati tubuh tante yang montok ini”

Tante NISYA tersenyum senang mendengar jawabanku.

“Entis sayang. Mulai saat ini kamu boleh tidur dengan tante kapan saja, karena tubuh tante sekarang adalah milikmu. Tapi kamu juga janji lho. Kalau tante kepingin.. kamu temani tante ya.,” kata tante NISYA kemudian.

Aku tersenyum dan mengangguk tanda setuju. Dan kami pun mulai saling merangsang dan bercinta untuk yang kedua kalinya. Hari itu adalah hari yang tidak pernah bisa aku lupakan. Karena angan-anganku untuk bisa bercinta dengan tante NISYA dapat terwujud menjadi kenyataan. Sampai saat ini sampai kutuliskan cerita ini aku dan tante NISYA masih selalu melakukan aktivitas sex dengan berbagai variasi. Dan kami sangat bahagia.

Post By : PokerAstro.me


Agen Poker Online - Kisahku ini terjadi saat akau masih berumur 18 tahun, dan sekarang aku sudah berumur 25 tahun kurang lebih 6 tahun, waktu itu aku masih tinggal di kampung dengan suasa yang asri dan masih segar udaranya, dulu masih sepi, sekarang udah banyak yang membangun rumah, duluny aku mempunyai hobi merawat tanaman, dan senang jika melihat tanaman.

Diseberang kebun ku itu ada sebuah rumah kayu tetanggaku. Disana hidup keluarga dengan dengan jumlah anak 7 orang lumayan banyak seh karena daerah ku suhu nya lumayan dingin jadi rata2 setiap keluarga punya anak banyak. (tau kan kenapa) hehehe.





Agen Poker Terpercaya - Ketikka aku di kebun di suatu pagi ku liat di teras rumah tetangga ku itu duduk seorang gadis yang usia nya 2 tahun lebih muda dari aku.. dia anak ketiga dari keluarga itu. Nama nya Puspa. Puspa lagi asik Membaca buku ntah buku apa aku g tau. aku cuek aja soalnya sibuk metikin cabe.

Oh yah Puspa adalah anak ketiga dari tetangga ku… parasnya menarik… kulit nya putih, boddinya bagus, pantat nya bohay, lehernya jenjang bibir tipis, betis nya indah tapi yang aku suka dadanya yang lumayan untuk gadis seusia dia. Waktu itu puspa lagi asik di teras rumah nya. sementara aku masih di kebun. Setalh aku agak capek dikebun aku pengan berteduh timbul ide ku pengen becandain puspa. niat nya seh pengen ngagetin

puspa. ( mang sehari2 aku sering becanda sama puspa karena udah lumayan deket seh.) sebelum aku nyamperin puspa g lupa aku metik bunga mawar dulu… Sambil mengendap-endap mendekati puspa biar g ketahuan aku berjalan pelan2. setelah sampai di dekat puspa… aku langsung menutup matanya dari belakang. Puspa kaget.

hampir aja puspa teriak.. tapi buru2 ku tutup mulut nya. sontak dia langsung menoleh ke arah ku. ” eh abang ngagetin puspa aja…jahat deh ” rengek nya dengan manja…. saat itu wajah nya deket bagt dengan wajah ku. aku jadi gugup dibuat nya.

Baru pertama kali aku sedekat itu dengan ce…. pikiran ku g karuan… tapi untuk saja aku bisa ngatasin keadaan… langsung aja aku selipin mawar yang ku ambil di kebun ke telinga nya. ” ih abang pake bawa bungan segala… makasih yah abang” kata puspa… ” ya sama2 nin kamu cantik bagt seh hari ini” sahut ku. Oh ya waktu itu puspa pakai kemeja kotak dengan clana pendek….

tanpa basa-basi ku duduk disamping nya… “lagi apa nin? tumben sendirian?” sapa ku

“sapa bilang sendirian kan ada abang” protes puspa….

“oh iya puspa hehe” sambil ku cubit hidung nya….

puspa cuma manyun aja…….

“lagi baca apaan seh nin serius bgt” sapa ku

” ini bg puspa lagi blajar buat ujian” jawab nya ” Bisa dunk” kata ku ” ya bisa dunk bg”

puspa sibuk bahas plajaran nya sementara aku cuma bisa nyuri pandang tubuh puspa… napa aku baru nyadar ada cewek se molek ini yang selama ini sering becanda dengan ku tapi ku g pernah merasa seperti ini. ku hanya bisa memangdang betis nya yang mulus.

“bang puspa boleh minta tolong g?” ujar puspa memecah suasana……

“minta tolong apa puspa?” jawab ku

“kemaren puspa liat bunga angrek di blakang rumah bgs deh bg bunga nya…..tapi puspa ngak bisa naek buat ngambil nya abang bisa tolongin puspa g buat ngambil nya?” rengek puspa sambil rangkul lengan ku g sengaja lengan ku menyentuh dada puspa yang aduhai kontan saja aku kaget tapi ku diamin aja tangan lku disana.. bis enak seh….



Agen Poker Indonesia - “puspa suka angrek nya? tinggi g…? tanya qu.

“lumayan tinggi seh bg mang nya knapa bg?” tanya puspa…

“kalo agak tinggi gmn kalo puspa yang ambil tapi abang pegangin puspa…?’ usul ku..

“boleh juga seh bg tapi pegangin puspa yah? puspa takut jatuh neh?” kata puspa g segaja lengan ku nekan toket nya lagi rasanya edan ku baru sekali ini ngerasain. Tapi karena puspa masih lugu dia g nyadar kalo dadanya nyentuh lengan ku… ” bentar yah nin bg lagi capek neh sambil ku tekan lagi dada na..( lumayan batin ku)

“Ayo sekarang aja bg puspa suka bgt sama angrek nya bg…” rengek puspa..

” ya udah kita ambil” ajak ku.

Sesampai di blakang rumah puspa nunjukin ke aku letak angrek itu. langsung aja ku suruh puspa buat naik tentu nya ku pegangin biar g jatuh. ” gimana cara buat naik neh bg? kata puspa

“kamu naik biar abang pegangin” perintah ku pada puspa.

sontak aja puspa langsung naik ku langsung megangin tangan puspa…buar gampang naik ke dahan yang paling bawah…. setelah puspa sampai di dahan pohon biar puspa g jatuh ku nahan punggung puspa dengan tangan ku. Saking semangat nya puspa malah berdiri di dahan itu sehingga tangan ku pas di pantat puspa (besar juga neh batin ku.) karena takut puspa jatuh g segajka tangan ku ngerepas pantat puspa. ” ihh abang becanda deh kok pantat puspa di remas…?” geli tau bg” protes puspa

“maaf nin abang g sengaj” ” gmn bisa g ngambil anggrekna nin? ” kata ku.. ” bisa bg….tapi puspa ngak bisa turun nin bg gmn neh?’ rengek puspa

” ya dah pelan2 aja ada abang kok di bawah….” kata ku… sambil nahan tubuh nya puspa mulai turun. Aku lagi nahan tubuh puspa biar g jatuh ternyata aku salah posisi berdiri sehingga aku terpeleset sehingga puspa juga ikutan jatuh reflek aja aku langsung melek puspa biar puspa g kesakitan.

Untung aku bisa namgkap puspa tapi posisi nya puspa diatas aku wajah kami saling berhadapan….aku g tau knapa kejadian posisi ini… lama sekali kita saling pandang ntah apa yang di pikirkan puspa saat itu. aku juga g karuan… disatu sisi aku merasa g enak sama puspa dikira kurang ajar disatu sisi aku nyaman bgt bisa mandang wajah puspa sedekat itu. puspa juga g da reaksi sama sekali… puspa masih dalam pelukan ku tangan ku melingkar di punggung nya sementara dada puspa mengimpit di dada ku… entah siapa yang mulai bibir kita makin lama

makin deket akhir nya bibir ku nempel sama bibir puspa.. ku pejam kan mata ku..nikamt bgt ku rasa baru pertama ku nyentuh bibir ce. lama bibir kita beradu tanpa reaksi apa2…enak bgt. Tiba2 puspa tersadar. puspa bgun dan duduk disamping q. ku takut puspa marah.

“maaf bg puspa g segaja jatuh kena tubuh abang deh” maaf ya bg….. ” gpp kok nin abang yang salah…” jawab ku tapi ku masih g sadar dengan apa yang terjadi… tapi ini pertama kali aku merasakan ini sontak nafsu birahi ku naik.. tapi ku bingung gmn caranya. ku masih mandang wajah puspa sambil berkata

“maaf yah nin abang g segaja tadi nyium puspa bis nyaman bgt seh tadi di pelukan kamu”kata ku

“gpp bg ku juga nyaman bang” jawab puspa

“Nin abang boleh g nyium puspa lagi?” ” abang sayang sama puspa” bisik ku…

“Puspa juga sayang sama abang, dah lama puspa suka sama abang”

langsung aja ku daratkan bibir ku di bibir puspa sambil aku peluk entah siapa yang mulai bibir kami saling berpagutan ku julurkan lidah ku dengan cepat puspa juga ngikutin permainan ku lidah kami saling membelit. tangan ku g tingal diam meraba punggung puspa semntara tangan yang satu merepat pantat puspa….

“hmmmmm” desar puspa

“terusin bg nikmat bgbt bg, baru kali ini puspa ngerasain ciuman enak juga ya bg?’ kata puspa

“ya nin abang juga sama enak bgt nin….? kata ku

setelah 5 menit ciuman ku bisikan sama puspa…

“nin abang boleh g buka baju puspa?, abang pengen liat tubuh puspa boleh g? pinta ku…

“boleh kok bg puspa juga pengen disentuh sama abang” jawab puspa….

langsung aja ku buka baju puspa pertama kali ku liat bukit kembar terbungkusr bra mulus bgt ….

“susu kamu indah bgt nin” tutur ku

“abang suka yah sama susu nin…?”jawab puspa

“”suka bgt nin…. ” jawab ku langsung aja ku selipkan tangan ku dibawah bra puspa ku remen2 susu nya puspa mulai mendesah….



Bandar Ceme Online - “ahhhhhhh, nikmat bbt bg” terusin bg……..ku lanjutin aktifitas ku ku buka bra puspa sekarang ku bia mandang susu puspa yang mulus puting nya kecoklatan indah bgbt langsung aja ku kulum puting susu puspa sambil ku remas susu yang kiri… hmmmmmm nikmat bgt…..”uhhhhhhhhhhh terusin bg enak bgt bg” lenguh puspa….. adek ku semakin tegang ku makin bernafsu puspa juga mengimbangi bg puspa buka yah baju abang? “buka aja nin” sambil ku remas susu nya bergantian…..

ngak disangka puspa langsung bugil dihadaoan ku ngak mau kalah ku juga buka clana aku langsung aja puspa kget liat kejantanan ku yang ukuran nya diatas rata2. “besar sekali bg, baru kali ini puspa liat….? ” “boleh puspa pegang g bg? pinta puspa…. ” pegang aja nin, kamu suka kan.,,,…..? ujar ku ngak dijawab aku kaget ternyata puspa ngulun punya ku ngak tau belajar diaman dia… uhhh nikmat bgt ku ngak mau kalah langsung aja ku ambil posisi 69 ku juga jilatin memek nya puspa… nia mendesah ngak lama kmudian memek puspa basah….. ” bg puspa pipis bg, ohhhhhhhhhh” kata puspa ternyata puspa udah klimak… ku balikin tubuh puspa langsung ku cium bibir nya

“gmn sayang enak g? bisik ku

“enak bgt bg…..puspa sayang sama abang….” ujar puspa

“nin abang masih belum neh, abang masukin yah ke memek puspa..?” rengek ku minta persertujuan puspa

“masukin aja bg puspa juga pengen bikin abang puas….” ujar puspa

puspa langsung ambil posisi dibawah ku….

“nin buka paha nya yah biar abang gampang masukin nya” ujar ku

“ya bg…..”

langsung aja ku arah kan kontol ku ke memek nya puspa…. susah seh bis sempit bgt lubang nya lama juga ku usahain tapi baru ujung nya doang yang masuk…..

“aduhhh pelan2 dunk bg sakit neh”ringis puspa…

“sabar sayang bentr kok ntr juga enak sayang” bujuk ku sambil ku kulum bibir puspa….

ku diamin aja dulu setlah ku tekan pelan2 kontolku serasa di pijit makin dalam baru setengah nya ohhh nikmat bgt. ku tahan bentar. setlah nna merasa nyaman.. langsung ku tekan lagi…

“owwwwwwww”puspa teriak “tahan bentar bg” “kontol abang gede bgt seh tapi enak bg”

setelah puspa ngak kesakitan laki mulai ku goyang2.

“terus bg enak bgt bg” puspa mulai nyaman….

ku goyang perlahan semakin lama semakin cepat…

“ohhh enak bgt bg terusin bg ohhhh ohhh”

“memek mu enak bbt neng ”

Goyang terus bg pinta puspa….. ku sibuk genjot puspa ohhhhhhh nikmat bgbt

setelah 15 menit ada yang mau keluar kayak nya ku mau klimaks….



“bg cepetan bg puspa mau pipis lagi neh” ujar puspa

“sabar sayang abang juga kita barengan yah sayang?” pinta ku

ngak lama kemudian ku sampai klimaks crot crot crot sperma ku muncrat di liang vagina puspa……

kami pun terkulai lemas…… kita berpelukan sambil langsung mengenakan pakaian masing2 takut ada yang liat….

“nin makasih yah abang sayang sama puspa” kataku

“ya bg puspa juga sayang sama abang, enak bgt bg kapan2 kita ulang lagi ya bg?” pinta puspa

langsung aja aku iyain soalnya enak seh…. setelah itu kami pun balik kerumah masing2 tentu nya ku sempat menghadiahi ciuman mesra di bibir puspa… puspa i luv u…..

Post By : PokerAstro.me


Agen Poker Indonesia - Malam itu aku sedang berduan sama pacarku lagi asyk nonton film FTF8 di DVD, di sofa lipat kami berduan dan bermesraan juga sedang asik asiknya hapeku berbunyi ada WA dari temanku Misya, doi nanya sedang apa , sebelum aqu membalas WA dia, Misya malah meneleponku kringg kringgg kringg

Karena takut mengganggu pacarku aku agak menjauh sedikit duduknya sambil membelakangi pacarku dan mengangkat telponnya.




Bandar Ceme Terpercaya - "Eh Ya, ngapain nelpon?"

"Iseng aja, kamu nggak keluar?"

"Nggak nih, lagi nonton DVD" jawabku.

"Ooo... barusan mau ngajak pergi," katanya lagi.

"Nanti deh, maleman dikit," kataqu.

Sambil ngomong kurasakan kaki cowokku mengusap-usap belakang pahaqu, malah sempat masuk ke celana pendekku, dan menyenggol-nyenggol buah pantatku. Aqu menengok sambil mendelik, tapi sambil tersenyum juga. Kulihat dia menaikkan alisnya sambil tangannya yang satu memegang selangkangannya. Kucuekin dia. Eh kakinya malah mencoba menyenggol selangkanganku, karena kupikir iseng,

kurenggangkan pahaqu hingga niatnya kesampaian.

Dasar si Misya bawel, obrolannya nggak cuma sedikit. Kuladeni dia sambil melirik-lirik TV. Tiba-tiba cowokku berdiri, eh kurasakan penisnya sudah tegak, dan menyundul-nyundulku dari belakang.

Aqu cuma tertawa saja dan mendorongnya pergi. Ia pergi, cuma mematikan DVD dan menggantinya dengan TV sehingga masih ada suaranya. Dan ia kembali lagi menggangguku.

Lalu ia menarik turun celana pendek dan sekalian juga celana dalam yang kukenakan, dan mendorongku hingga menungging sedikit. Lalu ia mengusap vaginaku dari belakang, menciumi tengkukku. Aqu jadi terangsang.

Tak kuperhatikan lagi omongan si Misya. Malah sengaja aqu bertanya-tanya hingga si Misya menjawab panjang lebar. Jari-jarinya ahli sekali, menggosok, menggoda, kadang menarik jembutku dengan pelan, memasukkan jarinya ke dalam vaginaku, sampai tak lama kemudian aqu sudah basah dan terangsang.



Bandar Ceme Terbaik - Cowokku melepaskan celana pendek dan celana dalamnya juga, lalu mulai mencoba memasukkan penisnya ke dalam vaginaku. Kucoba menjauhkan HP dari mulutku, lalu aqu berbisik

"Gila kamu honey!! Lagi ngomong nih aqu!" Tapi dia cuek saja, dan memang dia tahu aqu sudah terangsang juga.

Tangannya membuka vaginaku yang rapat, lalu penisnya yang panjang mulai mencoba masuk. Rasanya enak sekali ketika kepala penisnya sudah masuk, serasa ada yang mengganjal. Lalu ia mendorong penisnya sedikit demi sedikit, hingga akhirnya seluruhnya berhasil masuk.

Dengan mantap dia mulai menggoyang pelan-pelan, kadang berhenti kalau aqu kesulitan bicara. Aqu memang kesulitan bicara! Nafasku sudah memburu, dan kugerakkan juga pinggulku depan belakang mengimbangi irama genjotannya.

"Ngapain sih kamu?" tanya si Misya mengagetkanku.

"Hah? Ehh... nggak... hmm... aqu digigit nyamuk nih, jadi musti bungkuk-bungkuk nggaruk," jawabku asal.

Kujauhkan lagi HP dari mulutku dan mengeluh "Aaaaahhhhh....ooohhh....lagi... yang keras!"

"Oooo... gitu..."kata si Misya nggak curiga. "Udah denger belum gosip baru si Edi sama Sonya?"

"Belum tuh," kataqu susah payah. "Cerita dong!"

Lalu saat si Misya sibuk bercerita, aqu menjauhkan HP ku lagi dari mulutku dan mulai mengerang-erang.

"Enak honey?"kata cowokku.

"Ehhhgg... ahhhh..... aduhh nakalnya kamu... Oh! Oh!"

"Tapi suka kan..." jawabnya sambil tangannya masuk ke kaosku dari bawah. Karena di rumah sama dia saja, aqu nggak pake beha. Tangannya langsung menemukan kedua payudaraku yang bergantungan bebas dan terayun-ayun seirama gerakanku maju mundur.
Memang ia suka sekali memainkan payudaraku yang bulat dan lembut itu. Diremas-remas, dan jarinya menarik dan memutar-mutar puting susuku. "Ohhhh... iya.. iya...."

? Dengerin nggak sih kamu?" kudengar lagi suara si Misya waktu kudekatkan HP ku ke kupingku. Aqu memegangi tangan cowokku, mengisyaratkan supaya ia berhenti menggenjotku dulu, kurasakan ketegangan penisnya berkurang, tapi aqu tidak kuatir karena begitu ia mulai memompaqu lagi pasti penisnya cepat sekali jadi keras.

Ia berhenti tapi tangannya tetap meremas-remas payudara dan pantatku. "Iye... denger kok.. yang kamu bilang si Sonya mau pindah ke kota lain itu? Terus si Edinya gimana dong?

Apa nggak bisa minta pindah aja sama bosnya?" kutanya dia bertubi-tubi dengan nada penasaran dan memancing supaya ia bercerita lagi. Melihatku diam, cowokku mulai aksinya lagi.

Kali ini ia memegangi pinggulku dan menyodokku keras-keras. Aqu menarik nafas dan menghembuskannya pelan-pelan. Dahiku mulai keringatan. Payudaraku rasanya makin gede saja dimainkannya, puting susunya juga ikut dipijat-pijat sampai aqu kkamujotan.

Akhirnya aqu tak tahan lagi. "Misya,sori lho, aqu tapi inget janji nelpon adikku jam segini, dia kan minta dijemput, nah ini waktunya dia ada di rumah.

Aqu telpon kamu lagi ya?" "Hah? Oke deh...dan kita mau cabut jam 8 kalo kamu mau ikut."

"Iya.. dahhh" Langsung kumatiin HP ku dan kutaruh di meja, dan aqu mulai mengerang dengan bebas.

"Aduhhhhh...OH!! Ohhhhh!!!!! Sekarang! Sekarang!" seruku dengan ngos-ngosan.

"Sekarang apa?" kata cowokku dengan lagak santai, padahal penisnya sudah tegang sekali.



Judi Poker Tanpa Bot - "OOhhhhh... sekarang fuck me please... kuat-kuat... please...." kataqu sambil memaju mundurkan pinggulku, mencoba menanamkan penisnya kuat-kuat kedalam vaginaku.

"Nih!!! Nih!!! Seperti ini?! Nih!!" katanya sambil menghujamkan penisnya itu.

"Iyaaa!!!! Ohhhhhhh.... Ahhhh!!!!!!!!!!!!" ceracauku sambil menghentak-hentakkan pinggulku. Dengan mahir ia menyodokku, kadang pelan, kadang cepat dan dalam. Aqu sudah tak tahan sekali dan akhirnya....."Uugghhh!!!"

Ia mengentotku makin cepat dan makin cepat, sampai akhirnya kita berdua sampai. Kalau dia orgasme, ia menusukkan penisnya kuat-kuat di vaginaku, lalu dia diam, sampai semua maninya keluar. Kali itu kurasakan banyak sekali. Kami lemas di sofa.

"Bandel kamu..."kataqu dengan sayang padanya. "Hmmmmmmmmmmmm" hanya itu jawabnya.



Sore itu kita habiskan dengan menonton sisa film. Tapi sejak saat itu setiap kali aqu menerima telepon dari si Misya melalui HP ku, cowokku akan menyuruhku untuk menunggingdan mulai mengerjaiku sambil aqu bicara di telepon, kadang aqu diatas, dimana aqu berhenti tiap kali aqu bicara di telpon.

Kenapa Misya? Karena Misya jarang mendengarkan orang, dia terlalu sibuk bercerita dan menggosip. Tentu sampai saat ini si Misya nggak tahu apa yang kami kerjakan waktu ia telpon di waktu senggang. Boleh dicoba, tantangannya nikmat sekali dan menambah bumbu hot di ranjang, karena orang yang diajak ngomong tidak tahu apa yang kita laqukan.

Post By : PokerAstro.me



Agen Domino Bet Online - Di hari terakhir ngantor bukan berari berhenti tapi di hari sbtu aqu di undang oleh kepala bosku, Pak Iruz namanya dia duda dan ingin menikah dgn temannya namanya bu Idda dia juga rondo sudah berkepala 4 tapi menurutku bu idda masih terbilang kencang badannya , selang umur antara pak Iruz dan Bu Idda sekitar 10 tahun.(masih doyan saja bosku itu ) hehehe

Sorenya aqu dipanggil untuk masuk ke ruang kantornya , rasa deg degkan pada diriku soalnya jarang jarang bos besarku memanggil diriku apalagi memanggilnya saat karyawan lainnya sudah pulang , lantas dalam pikirannku “ ada apa , apakah ada yang salah pada diriku???”
Aqu ketuk pintu kantornya Tok tok tok….

"Silahkan masuk!" sapanya ramah dari balik mejanya setelah melihat kehadiranku.





Agen Capsa Terpercaya - "Terima kasih Pak," jawabku.

Setelah basa basi sejenak akhirnya Pak Iruz mulai menuju poin pembicaraan.

"Pak Nizam, mungkin anda masih ingat mengenai kasus di Proyek A dimana anda adalah orang yang bertanggung jawab untuk itu," katanya dgn santainya.

Serasa petir menyambar di kepalaqu. Kasus itu sudah terjadi setahun yang lalu ketika aqu masih di kantor cabang Surabaya dan memang kasusnya tidak pernah dinyatakan close atau masih open alias menggantung.

"Ya Pak!" jawabku lemas, karena bayangan di kepalaqu hanya satu yaitu pemecatan dgn tidak hormat, meskipun semua orang tahu bahwa itu bukan kesalahanku, www.bukasex.com, tetapi kesalahan orang sebelum aqu yang sudah kupecat, tapi permasalahannya tetap who is responsible at this project.

"Kamu tahu kan sangsinya sesuai aturan perusahaan!" lanjutnya.

"Iii.. ya Pak," jawabku seakan tersekat di tenggorokan, membayangkan resiko yang akan menimpa aqu dan keluargaqu.

"So what's your plan," desaknya.

"Aqu sudah clarify dgn Internal Audit mengenai hal itu, dan semua keputusan kembali ke Bpk, jadi aqu menunggu guidance dari Bpk," jawabku lirih sambil melihat ujung sepatuku.

"Apa kamu masih ingin bekerja terus disini, terutama di posisimu yang sekarang ini?" tanyanya selidik.

"Tentu Pak, aqu masih ingin berkarir di perusahaan ini selama diberi kesempatan."

"Kalau kamu aqu berikan second chance, apa yang akan kamu berikan padaqu?" tanyanya.

"Maksud Bpk?" tanyaqu balik tidak mengerti.

"Apa imbalannya kalau kasus ini aqu nyatakan close dan anda bersih."

"Terserah Bpk, aqu ikuti semua permintaan atau petunjuk dari Bpk," kataqu setengah bingung.




"Ya semua, aqu akan berusaha penuhi semua permintaan bpk sejauh aqu mampu."

"Ha.. ha.. ha.. ha.." tawanya, membuat aqu semakin tidak tahu arahnya.

"Oke Pak Nizam, aqu pegang kata-katamu, kamu kan tahu sebentar lagi aqu akan married dgn Bu Idda, dan aqu minta special gift dari kamu secara pribadi the best gift you ever had," pintanya.

"Apa itu Pak, kalau boleh aqu tahu, biar tidak salah pengertian," tanyaqu masih kebingungan."Pak Nizam, you're a lucky guy, you have beautiful and sexy wife, dia sangat attractive lady terutama kalau pakai baju pesta, aqu tahu itu saat perkawinan si Erwin (anaknya) tempo hari, it make me can not forget about her performance," jelasnya.

"Maksud Bpk?" tanyaqu makin kebingungan.

"Mungkin aqu bukan a good boss, tapi sebagai seorang laki-laki yang normal, wajar dong kalau aqu ber-fantasy dgn wanita cantik," lanjutnya.

"Terus..?" tanyaqu lagi.

"Oke, to the point saja, aqu ingin ditemani istrimu semalam sebagai hadiah ulang tahun dan kompensasi bahwa kasus ini close," katanya tajam sambil menatap ke arahku.

Bagai disambar geledek, aqu tidak bisa bekata apa-apa, situasi serba sulit.

Kehidupan keluargaqu cukup harmonis meskipun sesekali aqu atau istriku melakukan extramarital tapi itu just for fun dan tanpa beban seperti ini.

"Pak Nizam, permintaanku tidak perlu kamu jawab sekarang, tapi bicarakan lagi dgn istrimu dan ingat janjimu tadi serta kelangsungan karirmu di sini, aqu tunggu jawabanmu sebelum pesta perkawinan nanti," katanya melihat kebisuanku.

Aqu tinggalkan kantor dgn perasaan tidak karuan, anehnya perasaan horny merayap di benakku, secara pribadi tidak keberatan menyerahkan my beautiful wife pada Boss tapi bagaimana tanggapan istriku nanti.

Sesmpai di rumah, sambil santai dan deg-degan, kusmpaikan masalahku dan akhirnya smpai pada permintaan Pak Iruz.

"Dasar Boss gila dan tak tahu diri," katanya.

Setelah kami diam beberapa saat, akhirnya dia menyerahkan masalah ini padaqu.

"Kalau ini baik bagi Mas dan kita berdua, aqu nggak keberatan kok, lagian kita juga pernah melakukannya, meskipun dalam konteks yang berbeda."

Plong rasanya mendengar kata-katanya.

"Tapi dgn syarat yang akan aqu akan bicarakan langsung dgn Pak Iruz nanti kalau waktunya tiba, jangan kuatir Mas, I still love you, this is for ours," katanya manja.

Waktu terus berlalu sejak pembicaraan dgn Pak Iruz, dan pesta perkawinan tinggal seminggu lagi, hingga akhirnya Pak Iruz mengingatkanku mengenai tawaran itu.

"Aqu sudah bicara dgn istriku dan dia ingin bicara langsung dgn Bpk kalau Bpk tidak keberatan," jawabku melalui HP.

"Oh tentu tidak, bicara dgn wanita secantik dan seseksi istri anda merupakan kehormatan bagiku, I'm waiting for her call," katanya sambil menutup pembicaraan.

Segera aqu hubungi istriku untuk menelepon Pak Iruz siang ini.

Sore hari aqu diminta menghadap ke ruangan Pak Iruz.

"Pak Nizam, istri anda ternyata benar-benar seorang penggoda, makin besar keinginanku untuk terhadap dia," katanya setelah kami berdua duduk di sofa ruangan direksi.

"Istriku sudah menghubungi Bpk?"

"Ya tadi siang, dan dia minta syarat yaitu dia mau menemani semalam tapi sebelum aqu bulan madu dgn Bu Idda," katanya sambil mengambilkan orange juice dari lemari es.

"Istrimu minta pada saat wedding party dia mau melayani disela-sela acara, di honeymoon suite dan dia minta kalau kamu berminat ikut serta di kamar itu, sebagai hukuman katanya, dan kalau kamu mau, kamu boleh join dgn aqu malaqukannya secara bersama sama.

Karena saat itu waktunya pasti mepet, dia mau malaqukan lagi besoknya at any time dgn syarat aqu belum melakukan dgn Bu Idda, dan kamu boleh join terserah kamu, it's horniest idea I ever heard," jelasnya antusias.

"Terus menurut Bpk gimana? apa aqu harus join?" komentarku.

"Aqu setujui permintaannya, karena acaranya standing party, I have many chance to disappear dari party just for quicky dan aqu minta dia stand by di kamar at any time," jelasnya.

"Asal kamu tahu, aqu sudah reserve 2 suite at same floor, satu untuk pengantin dan satunya untuk aqu dan istrimu, setelah para tamu pulang istrimu stand by di kamar, kamu bisa pakai juga untuk honeymoon lagi, tapi harus ready any time for my visit, Anytime!" tegasnya.

Aqu cuma bisa mengiyakan rencana mereka berdua.

Hari perkawinan tiba, sesuai rencana kami berangkat lebih awal, dari undangan jam 7:00 kami sudah tiba di Hotel Shangrila jam 3 sore, dan langsung menuju ke suite yang sudah disiapkan untuk istriku, barangkali Pak Iruz mampir sebelum acara dimulai.

Sementara istriku menyiapkan diri di kamar, aqu turun ke lobby, jam 6 sore para undangan dan keluarga sudah kelihatan berdatangan. Aqu naik ke atas untuk memberitahu istriku supaya bersiap ke acara.

Kupencet bell kamar suite, cukup lama aqu menunggu sebelum pintu dibuka oleh istriku yang cuma berbalut handuk. Diluar perkiraanku ternyata Pak Iruz sudah di dalam kamar, beliau duduk di sofa kamar tidur masih memakai baju putih lengkap dgn dasi kupu-kupunya, sementara bawahnya cuma ditutupi handuk putih sama dgn yang dipakai istriku.

"Sorry Pak, aqu nggak sabar menunggu smpai nanti malam, jadi iseng aqu mampir kemari sambil menunggu Bu Idda di-make up di kamar pengantin," sapanya.

"Eh anu nggak apa kok, lagian kita sudah perkirakan, udah lama Pak?" tanyaqu setelah bisa menguasai diri.

"Tepat setelah kamu keluar kamar ini, aqu coba HP ternyata nggak kamu bawa, jadi aqu mulai saja, any problem?" jawabnya santai.

"No sir, it's okey for me, go head," jawabku, berarti sudah lebih 30 menit dia di kamar berdua dgn istriku, entah apa yang sudah dilaqukan terhadap istriku yang cantik ini.

Istriku kemudian duduk di sebelah Pak Iruz, aqu mengambil tempat di sofa satunya sambil melihat mereka berdua. "Mari sini sayang kita lanjutkan permainan yang terputus," kata Pak Iruz. Dgn sekali tarik, terlepaslah handuk yang membalut tubuh istriku.

Kini dia dalam keadaan telanjang di hadapan Pak Iruz, terlihat begitu kontras antara mereka berdua, Mery, istriku yang cantik, 29 tahun, tinggi 167 cm dan ukuran dada 34B sedang berpelukan dgn Pak Iruz, Boss-ku yang berumur sekitar 55 tahun, dgn rambut putihnya, meskipun sudah dibilang berumur ternyata postur tubuhnya masih atletis, maklum sebagai ex tentara dia pasti masih menjaga kebugaran tuguhnya.



Bandar Ceme Online - Pak Iruz dgn segera mencium buah dadanya yang kenyal kebanggaanku dari satu ke satunya, dijilatinya dan sesekali disedot dan dipermainkan putingnya dgn lidahnya, Mery cuma bisa menggelinjang keenakan sambil tangannya mulai meraba mencari pinggiran handuk yang dipakai Pak Iruz dan menariknya sehingga terlepas.

Terlihat batang kemaluan Pak Iruz menegak ke atas, memang tidak sebesar punyaqu tapi cukup hebat untuk ukuran seusia beliau. Istriku tak mau melepaskan pegangannya di kemaluan Pak Iruz, dikocoknya dan sesekali di putar-putar seperti mainan anak kecil.

"Kita lanjutkan yang tadi ya Pak," bisiknya manja. Tanpa menunggu jawaban dari Pak Iruz, dia berdiri di atas sofa, dikangkanginya Pak Iruz, Boss-ku, dia mengarahkan selangkangannya di muka Pak Iruz sementara beliau mengadah menunggu kedatangannya dgn mulut terbuka dan lidah menjulur keluar.

Unbelievable, Pak Iruz yang selama ini dihormati dan disegani orang sekantor sekarang sedang di antara selangkangan istriku sambil menjilati memeknya seperti orang kehausan. Sesaat kulihat istriku melirik ke arahku sambil tersenyum penuh arti, sementara tanganku mulai memijit-mijit kemaluanku yang masih tertahan di dalam celana.

Tubuh istriku mulai turun-naik di atas wajah Pak Iruz seirama dgn gerakan lidah beliau, disapunya seluruh wajah Pak Iruz, sementara tangan Pak Iruz meremas payudara dan pantat istriku.

"Shit, you're damned old man, I like your lick, yess terus yaa.." teriak istriku, cukup mengejutkan, tidak ada satu orang pun berani berkata begitu kasar pada beliau, tapi kelihatan beliau oke-oke saja.

Aqu sudah tak tahan, kukeluarkan kemaluanku dari celana sehingga sekarang aqu bebas memegangi, tapi istriku tahu hal itu.

"Mas Zam, this is not for you, you have no turn for this time, It's Boss only, jangan macam-macam!" ancam istriku, dan aqu menurut saja sambil terdiam.

Istriku kemudian duduk di sofa, kakinya dipentangkan lebar dan lututnya ditekuk.

"Kiss my ass and lick my *****, you like it don't you, let my husband watch his boss doing to his beutiful wife," dia berkata ke Pak Iruz.

Pak Iruz segera berlutut di depannya dan mulai menjilati memek istriku lagi.

"It smell good, yess I like your *****," kata Pak Iruz terus menjilat sambil memasukkan jari tangannya ke lubang memek istriku, mulanya satu kemudian dua dan akhirnya tiga. Dikocoknya memek istriku dgn jarinya sementara lidahnya menjilati daerah memek dan sekitarnya hingga ke anus.

"Ohh yess I like it, yess terus Pak..!" desah istriku, sambil mengangkat kakinya tinggi ke atas, kemudian ditumpangkannya ke pundak dan akhirnya kaki mulus itu berpijak ke kepala dan bahu Pak Iruz, Boss-ku.

Pak Iruz bangkit dan mengatur posisi kemaluannya di depan memek istriku, hanya berjarak satu inchi lagi dari bibir memeknya, tiba tiba istriku bangkit dan mendorong tubuh Pak Iruz hingga beliau terdorong ke belakang.

"I will not let you ***** me unless you promise that you will not ***** her tonight and also tomorrow, this two days you're mine, deal? otherwise no more other session after this," ancam istriku kepada Pak Iruz, my Boss.

Ditariknya istriku ke pelukannya tapi istriku menolak dan tetap duduk di sofa hingga Pak Iruz kembali berlutut di depannya. "I'll do it whatever you request as long I can ***** you," jawabnya, dan tanpa menunggu lebih lanjut segera dipeluknya istriku dan tangannya mulai mengarahkan kemaluannya ke memek istriku, diusapnya bibir memeknya dgn kepala kemaluan dan "Bless.."

Tanpa kondom, dgn sekali dorong masuklah kemaluannya ke dalam memek istriku yang sudah mulai basah, dia tidak pernah mengijinkan orang lain bercinta dgnnya tanpa kondom, tapi ini mungkin lain bagi dia. "Kamu akan membayangkan betapa asyiknya bercinta dgnku saat kamu berbulan madu," bisik istriku.



Setelah semua masuk ke memek istriku, Pak Iruz perlahan mulai menggoyang tubuhnya keluar masuk dan istriku mengimbanginya. Gerakan demi gerakan menambah erotic berdua, sementara tanganku sudah mulai ikut mengocok kemaluanku, semakin cepat Pak Iruz mengocok istriku semakin cepat pula tanganku mengocok kemaluanku.

"Aaah aqu keluar.." teriak Pak Iruz. Istriku segera mendorong tubuh Pak Iruz menjauh dan memintanya berdiri, sementara dia jongkok di depan Pak Iruz, tepat semprotan Pak Iruz keluar ke arah muka dan tubuhnya, kemudian istriku menjilati kemaluan Pak Iruz yang masih belepotan sperma, dikocoknya kemaluan itu dgn mulutnya hingga bersih.

"Aaahh stop udah.. udah, cukup!" teriak Pak Iruz kegelian, sambil menarik kepala istriku menjauh. Kemudian mereka berdua duduk di sofa dgn lemasnya.

"You have incredible wife, I will not let her free tonight," kemudian dia berdiri mengambil celananya yang tergeletak di ranjang.

"Jangan pakai celana dalam dan jangan coba-coba untuk mencucinya!" kata istriku. Nantikan kelanjutan ceritannya jika aqu sudah sela dalam pekerjaanku. Terimakasih para pembaca cerita dewasa/

Post By : PokerAstro.me
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home