Agen Domino Online - Keadaan perekonomian keluargaku bisa dibilang kurang baik, aku dan istriku terpaksa harus mengontrak di perumahan yang padat sekali warganya. Rumah yang kami tempati saling berdempetan antara satu dengan yang lainnya. Kamar mandinya pun jadi satu dengan rumah di sebelahku. Sungguh keadaan yang sangat tak kuinginkan. Pertama pindah aku belum begitu kenal dengan tetangga sebelah rumahku. Kata istriku kalau tetanggaku punya istri yang sangat manis dan seksi.

Penasaran aku dengan cerita istriku, ingin sekali aku melihatnya. Akhirnya kamipun ketemu dan berkenalan dengan pasangan suami istri tetanggaku itu, mereka bernama Mas Putra dan Mbak Asti. Mbak Asti masih terlihat muda umurnya kira-kira sekitar 25 tahun. Setelah ngobrol kesan kemari akhirnya kami jadi akrab.

Mas Putra membuka bengkel mobil di dekat rumah orang tuanya yang lumayan jauh dari tempat tinggal kami. Mas Putra selalu berangkat pagi dan pulang setelah magrib. Karena sudah semakin akrab aku dan istriku sering nonton TV di rumah mereka, maklumlah kami masih pengantin baru jadi belum punya barang-barang, hanya punya lemari plastik, kasur dan peralatan dapur bahkan kami masih kuliah.



Bandar Ceme Online - Saking akrabnya aku sudah tak sungkan lagi keluar masuk di rumah Mbak Asti. Siang itu ketika istriku berangkat kuliah aku beniat nonton TV di rumah Mbak Asti kebetulan di rumah cuma ada Mbak Asti saja dan anaknya yang baru berumur 2 tahun. Aku dan Mbak Asti nonton TV bersama, kami berdua mengomentari film tentang percintaan yang kami lihat. Saking serunya obrolan kami, sampai akhirnya Mbak Asti menanyakan soal sex padaku. Awalnya aku kaget sewaktu dia menanyakan soal sex padaku, lalu kemudian aku balik bertanya padanya tentang sex padanya.

Jawabnnya sungguh mengagetkan, dia bilang kalau selama ini dia belum pernah mendapatkan kepuasan sex dari suaminya karena suaminya tidak pernah melakukan pemanasan. Lalu akupun menceritakan tentang pengalaman sex ku, kelihatan dia sangat senang sekali mendengarnya. 

Saat itu Mbak Asti sedang menyusui anaknya lalu pikiran nakalku mulai beraksi, aku menggodanya dengan guraunya yang berbau sex, akupun menggoda anaknya dengan menarik toket Mbak Asti agar mulut anaknya terlepas dari putting Mbak Asti. Ternyata Mbak Asti diam saja, kemudian dia menyuruh anaknya main keluar dengan teman-temannya. Karena memang di rumah mbak Asti banyak anak yang bermain di halaman depan karena tempatnya rindang.

Setelah anaknya keluar aku lalu mendekati Mbak Asti dan mendekapnya. Kamipun berciuman, mulut kami saling melumat, Mbak Asti mengerang nikmat. Kupilin putingnya dengan lembut. Mbak Asti melepaskan ciumannya dan bilang padaku kalau memeknya sudah basah sewaktu mendengar cerita sex ku tadi. Sambil tangan Mbak Asti mulai mengelus kontolku dari luar. 

Tanpa berlama-lama tubuh Mbak Asti kurebahkan dia atas karpet di depan TV. Lalu ku menindihnya, kami saling berciuman kembali sambil kutekan kontolku yang sudah mengeras di balik celanaku. Kugesek-gesekan kontolku di memeknya dengan masih memakai baju. Mbak Asti semakin liar merasakan kenakalanku yang bermain-main dengan memeknya. Rasanya aku sudah tak tahan lagi dan ingin segera meyodokan kontolku ke dalam lubang memeknya.

Tapi tiba-tiba pintu rumah Mbak Asti diketuk oleh seseorang, kemudian kami menghentikan ciuman kami, dengan kesal Mbak Asti membukakan pintu ternyata ada saudaranya yang datang berkunjung. Akupun langsung berpamitan pulang dengan hati kecewa dan dengan kontol yang masih menegang. Sesampai di rumah aku jadi gelisah karena tak bias menyalurkan hasrat sex ku.

Aku lalu ke kamar mandi dan mencoba masturbasi dengan mengingat kejadian tadi sewaktu dengan Mbak Asti. Samar-samar aku mendengar ada orang mandi di rumah kontrakan sebelah, aku mencoba untuk mengintipnya, kulihat sesosok wanita cantik dengan tubuh putih mulus sedang menyabuni badannya lalu aku berkhayal tentang gadis tersebut sambil mengocok kontolku.

Setelah kejadian itu aku dan Mbak Asti jarang sekali berduaan karena selain istriku sering di rumah aku sendiri sibuk dengan kuliahku. Selang beberapa bulan aku dan istrikupun pindah rumah kontrakan yang lebih besar. Dengan berat hati Mbak Asti melepaskan kepindahan kami. Tapi masih ada sedikit barang yang kutitipkan pada Mbak Asti karena sewaktu pindahan karena mobilnya tak muat membawa semua barang-barangku.

Seminggu setelah kepindahanku, aku berkunjung ke rumah Mbak Asti untuk mengambil barangku yang masih kutitipkan, kebetulan Mbak Asti cuma berdua dengan anaknya. Seketika pikiran kotorku langsung beraksi. Kami ngobrol beberapa saat kemudian aku memberikan uang kepada anaknya dan menyuruhnya jajan di warung samping rumah. Kesempatan ini tak akan kusia-siakan, setelah anaknya pergi aku langsung mendekap Mbak Asti kuciumi bibirnya, Mbak Asti pun membalas ciumanku dengan ganasnya.



Agen Judi Poker Tanpa Bot - Tanganku langsung kuarahkan ke dalam CDnya dan memainkan klitorisnya. Mbak Asti menggeliat keenakan. Tanpa berlama-lama aku melepaskan seluruh baju yang dikenakan Mbak Asti, termasuk BH dan CDnya. Ciumanku lalu turun ke memeknya. Kujilati klitorisnya, sambil jariku kumasukan ke dalam ubang memeknya yang telah basah. Aku sudah tak dapat menahan nafsuku lagi, akupun lantas melepas baju yang kukenakan sampai akhirnya aku telanjang bulat.

Dan tanpa aba-aba Mbak Asti membuka lebar-lebar pahanya, secepatnya kumasukan kontolku ke dalam lubang memeknya dan “Bleeessss”, Mbak Asti menjerit merasakan kenikmatan. Dengan sodokan yang keras kontolku mengoyak memek Mbak Asti. Dia terus mendesah dan mengerang,

“Aaahhhh…enak mas…teruuusss…ooohhh”

Kontolku rasanya seperti disedot-sedot, kurasakan memek Mbak Asti berbeda dengan memek istriku. Memeknya memiliki daya tarik dan rangsangan yang tinggi. Ketika kontolku maju mundur ke dalam memeknya rasanya begiti dahsyat sekali, dinding memeknya menyempit ketika kontolku masuk dan rasanya seperti dipijit-pijit sungguh benar-benar nikmat.

Kami berdua mengerah dan mendesah menahan nikmat, peluh keringat kami menetes membasahi badan kami. Mbak Asti masih kuat dengan serangan kontolku yang terus menyodok dalam memeknya. Aku semakin mempercepat sodokanku, aku merasakan ledakan akan keluar dari dalam kontolku, aku benar-benar tak tahan lagi dengan sensasi yang diberikan oleh memek Mbak Asti.

“Sssthhh…aaahhh enak Mbak….aku mau keluar Mbaaakkk…oohhh…” desahku sambil terus menyodok memeknya.

“Teruuusss maaasss….aku juga mau keluaaar…aaaahhhh….” balasnya sambil memejamkan mata dan tangannya menggengam erat punggungku.

“Ooohhh, aku keluaaar Mbaaaak…..”

“Aaahhh….aku jugaaaaa….yeesss…”

Akhirnya kami orgasme bersamaan, sperma kami bercampur menjadi satu di dalam memek Mbak Asti. Kupeluk dia, dan kuciumi bibirnya. Semakin kencang spermaku keluar semakin kencang aku mencium dan menyedot bibirnya. Kami berdua sama-sama lemas dan masih merasakan sisa kenikmatan yang terakhir. Sambil masih terus berciuman dan kontolku masih menancap di lubang memeknya. Denyutan dari dinding memek Mbak Asti masih bisa aku rasakan di kontolku yang begitu nikmatnya.



“Terima kasih Mas, aku puas banget….sungguh nikmat” katanya sambil mengelus rambutku.

“Aku juga puas Mbak, memekmu rasanya nikmat sekali…” balasku.

“Masak?” jawabnya menggodaku.

Lalu kami berdua mandi bersama. Setelah selesai mandi aku berpamitan, tapi sebelum aku melangkah keluar kucium bibirnya sekali lagi. Dengan mimic muka sedih Mbak Asti melepas kepergianku. Aku tahu dia berat untuk pisah denganku karena dia masih membutuhkan kontolku untuk memuaskannya. 

Post By : PokerAstro.com


Agen Poker Terpercaya - Nyata Namaku Rara, statusku kini sudah resmi menikah, setelah sekian lama menjalin asmara tanpa surat nikah dengan pacarku. Dan akhirnya pagi tadi sekitar pukul 09.00 dengan disaksikan kedua orang tua kami, saksi resmi, saudara dan tamu undangan yang sengaja di undangan untuk menyaksikan proses akad nikah kami. 

Kami telah resmi menjadi sepasang suami istri yang sah, bebas untuk melakukan hubungan seks kapan saja dimana saja baik siang, malam, dikamar, didapur, dikamar mandi, sambil nonton TV, pokoknya kata pak penghulu sudah bebas sebebas-bebasnya asal sesuai dengan aturan agama yang kami anut.

Setelah acara selesai sekitar pukul 23.30 kami masuk ke kamar pengantin, saatnya untuk malam pertama. Sudah tak ada tamu yang dating lagi, orang-orang di rumah pun hanya tinggal beberapa orang saja yang belum tidur, menunggu peralatan resepsi, mereka pasti capek karena acara melayani tamu yang berdatangan.





Agen Poker Indonesia - Setelah mengunci rapat pintu kamar, suamiku berbisik padaku

“Yank ini malam pertama kita sebagai suami istri, enaknya kita ngapain ya?” tanyanya padaku.

Aku tertunduk malu mendengar pertanyaan itu, kugelengkan kepalaku isyarat menjawab tak tahu. Padahal aslinya banyak yang ingin kuperbuat dengan suamiku, namun entah karena apa aku jadi malu-malu, aku hanya terdiam.

Kulirik wajah suamiku yang tak terus menatapku sambil tersenyum, lalu dipegangnya kedua pipiku dan dia mengecup keningku. Masih dengan perasaan malu, kuangkat kepalaku menatap lurus ke wajah suamiku. Suamiku tersenyum manis, kubalas dengan senyum malu.

“Sekarangkan kita dah resmi menikah, kenapa kamu jadi malu-malu? Jangan takut digerebek hansip atau pak Rt kaya dulu pas pacaran,hehehe…” canda suamiku mencairkan suasana. Aku hanya mengangguk sambil tertawa kecil.

Kamipun langsung berpelukan, suamiku mulai menciumi bibirku, kedua tangannya bergerilya, satu meremas toket dan yang satu menelusup ke dalam CDku. Dengan lembut dia mengosok-gosok klitorisku yang membuatku semakin bernafsu. Tanganku pun tak mau diam, tangku menelusp ke dalam Cdnya juga, kukocok lembut penis suamiku. Kuciumi lehernya.

Suamiku kelihatan sudah tak tahan dengan permainan awal kami, dia langsung melucuti semua pakaianku dan pakaiannya hingga akhirnya kami berdua telanjang bulat. Dia lalu mengarahkan penisnya yang panjang dan besar ke mulutku, sampai mulutku yang kecil ini tak muat diisi dengan penisnya.

Di malam pertama ini aku berusaha untuk tak mengecewakan suamiku, kujilat lembut penisnya, kuhisap perlahan lubang penisnya suamiku melirikku, ekspresi wajah suamiku terlihat sangat menikmati permainan mulutku.

Setelah hamper 10menit aku menjilat dan menyedot penisnya, kemudian suamiku meminta untuk foreplay posisi 69, akupun menurutinya. Kami berdua saling jilat, suamiku menjiati memekku yang sudah basah karena lendir dengan penuh nafsu. Begitu juga aku, kujilati buah zakar suamiku dengan lairnya. Kami berdua saling menyervis satu sama lain.



Agen Capsa Online - Foreplay selesai, lanats suamiku membaringkan tubuhku diatas kasur dan membuka lebar kedua pahaku, tanpa berlama-lama dia langsung menghantamkan penisnya ke dalam memekku.

“Bleeesss” karena sudah basah jadi dengan mudah penisnya langsung masuk ke dalam lubang memekku. Malam pertama ini aku memang sudah tak perawan. Perawanku hilang sewaktu dulu masih pacaran sama suamiku.

Dia menyodok pelan memekku sambil menjilati putingku. Kuangkat pantatku agar penis suamiku masuk lebih dalam lagi ke dalam memekku. Kugoyang pinggulku, rasanya benar-benar nikmat. Tak henti-hentinya aku mendesah keenakan.

“Auuugghh…maaass…enak maaasss…sodok lebih keras donk maaaa…aahhhh…” erangku manja.

Langsung saja suamiku menyodok memekku dengan cepat dank eras sampai suara benturan dari memek dan penis suamiku terdengar,

“Ploook…plookk…ploookk…”

“Ayo mas teruuss…. Aku mau keluar maaasss….” Kataku sambil menahan rasa nikmat. Tapi baru saja berhenti mendesah tiba-tiba…

“Aaahhhh….aku keluaaar maaasss….” Desahku bersamaan dengan spermaku yang mengalir dari dalam memek.

Suamiku menghentikan sodokannya dan mencabut penisnya. Dia lalu menarik tubuhku disuruhnya aku untuk menungging. Penisnya dimasukan ke memek dari belakang posisi kami doggystyle. Dia menyodok keras memekku sambil tangannya memegang punggungku. Hampir 10 menit dia menyodokku dari belakang hingga akhirnya dia mencengkeram punggungku dan sodokannya dipercepat

“Aaahhh sayank, aku keluaaarr…ooohhh….” Jeritnya. Terasa sekali semburan spermanya menyembur semua ke dalam memekku.



Kami terbaring lemas, sambil berpelukan. Suamiku menciumi bibirku kami saling melumat. Di malam pertamaku itu aku dan suamiku melakukan hubungan sex hingga 3kali. Sampai-sampai kami bangun kesiangan. Tapi ya ajar namanya juga malam pertama meskipun sudah tak perawan.hehehe.

Di hari-hari berikutnyapun kami berdua setiap hari selalu melakukan hubungan sek entah itu pagi bangun tidur, atau sehabis pulang kerja ataupun malam hari.

Kami berdua benar-benar menikmati yang namanya pengantin baru hingga akhirnya aku hamil. Dan meskipun hamil kami masih saja sering melakukan hubungan sex meski tak seganas waktu belum hamil. 

Post By : PokerAstro.com


Agen Domino Terpercaya - Hari itu Andre sangat kesal sekali, anak ABG yang baru saja lulus SMA tidak diperbolehkan keluar rumah, dia disuruh mejaga rumah selagi keluarganya pergi ke luar kota.“Andre kog gak diajak sih Ma?” Tanya Andre pada mamanya.

“Kamu di rumah aja Dre, papa dan mama cuma ngucapin selamat pada Om Ihsan atas kenaikan pangkatnya” jawab mama Andre.

“Tapi ma, Andre juga pengen ikut?” rengek Andre.




Agen Poker Indonesia - “Gak usah, udah ah mama papa mau berangkat dulu, kita pulangnya besuk pagi, kamu di ruah aja jangan kemana-mana” pesan mamanya.

“Tapi ma….”

“Udah sana kamu panggil temanmu untuk nemenin kamu, mama berangkat dulu ya Ndre” kata mamanya sambil berlalu.

Setelah keberangkatan mamanya, Andre kini jadi bingung harus ngapain, karena dia di rumah Cuma seorang diri. Tiba-tiba dia mempunyai gagasan untuk memanggil cewek panggilan, entah setan mana yang membujuk Andre untuk berbuat itu. Segera saja dia mengambil Hpnya yang berada di kamarnya, dia sudah menyimpan pin bb dari seorang cewek panggilan. Namanya Sarah. Andre penasaran dengan Sarah kalau masang Dp di bbm fotonya terlihat sangat cantik.

Andre pun langsung memulai chat ke Sarah, tanpa menunggu lama Sarah pun membalas chat yang dikirim oleh Andre.

“Mas Andre langsung datang saja ke kost aku, di Jalan Mawar, aku tunggu yach” suara Sarah yang membalas chat Andre dengan voice chat, Andre sangat senang sekali mendengar jawabna itu. Dia segera berganti pakaian dan segera berangkat ke kost Sarah. Dia tak lagi ingat pesan mamanya yang melarang dia untuk tidak keluar rumah.

Selang 15 menit Andre sampai pada kost Sarah yang memang tampak seperti ajang kumpul kebo. Sarah sudah menunggu Andre di depan kamar kostnya. Setelah memarkirkan motor Andre segera mendekati Sarah, memang benar-benar cantik wajah Sarah. Hari itu Sarah memakai tanktop warna pink dan hotpants warna putih, yang membuat kulitnya terlihat bersih. Andre menatap Sarah tanpa berkedip, apalagi ketika melihat toket montoknya Sarah.

“Mas andre kog natap aku kayak gitu sih?” sapa Sarah memecahkan keheningan.

“Hehehe..maaf, ohya kenalin namaku Andre” jawab Andre gugup, dia menjulurkan tangannya tapi Sarah membalas tidak dengan memberikan tangannya, dia malah langsung mencium pipi Andre. Dia kaget bercampur malu.

“Baru kenal kog langsung cium sih” kata Andre malu.

“Habisnya kamu ganteng sih mas, jadi nafsu deh aku…hahahaha?” canda Sarah. Entah memang benaran ganteng atau karena Andre membawa motor ninja jadi dibilang ganteng oleh Sarah.

“Kamu bisa aja” jawab Andre polos.

“Ayo kita berangkat” kata Sarah dengan menggandeng lenbgan Andre.

“Kita mau kemana nih?” tanya Andre bingung.

“Ayolah yang peting berangkat dulu” kata Sarah sambil menuntun Andre ke parkiran. MEreka berdua lalu naik motor, Sarah memeluk erat tubuh Andre dari belakang, punggung Andre serasa mengganjal benda kenyal yang membuatnya geli.

“Mas, kita ke taman kota aja ya…jalan-jalan” pinta Sarah.

“Oke Sarah” jawabnya sambil mempercepat laju motornya, Andre merasa enak dipeluk Sarah karena punggunya menempel dengan toket montok Sarah.



Bandar Ceme Terpercaya - Sepuluh menit kemudian mereka sampai di taman Kota. Setelah memarkirkan motor Andre lalu menggandeng tangan Sarah untuk jalan mengelilingi taman kota.

“Rame banget a disini?” ucap Sarah memulai obrolan.

“Iya, oya Sarah kamu masih sekolah atau sudah…?” belum selesai Andre bertanya, Sarah sudah menjawab duluan.

“Aku masih SMA…kita selfie yuk” jawab Sarah. Lalu keduanya asyik berfoto-foto.

Setengah jam kemudian Sarah mengajak Andre untuk jalan-jalan ke Mall yang ada didekat taman kota.

“Kita jalan ke Mall yuk Andre ganteng” ajak Sarah.

“Ayo, terserah kamu mau kemana aku ngkut deh” jawab Andre. Bagaimana Andre bisa menolak permintaan cewek montok ini yang tangannya dari tadi menggandeng dan menggenggam erat tangan Andre.

Tidak hanya jalan-jalan, Sarah malah asyik memilih baju dan Andre pun cuma mengikuti Sarah. Tapi semua yang dibeli Sarah, dibayari oleh Andre, dia sudah mengantisipasi akan hal itu dia sudah siap membawa uang lebih.

“Mas, cocok gak?” tanya Sarah dari dalam kamar pas.

“Cocok banget, kamu jadi tambah cantik” kata Andre sambil mencubit pipi Sarah.

“Ah mas, bisa aja” sahut Sarah sambil mencium pipi Andre.

Pengorbanan Andre membayar semua belanjaan Sarah tidak sia-sia karena Sarah selalu membalas dengan ciuman. Setelah puas belanja, Sarah mengajak Andre pulang.

“Ayo mas kita pulang, nanti aku kasih hadiah buat kamu pas di kost” kata Sarah.

Andre merasa senang, namun dia berusaha untuk menahan diri agar tidak terangsang dengan ucapan cewek montok tersebut.

Langsung saja Andre melajukan motornya dengan cepat agar segera sampai di kost Sarah, dia tak sabar ingin segera mendapat hadiah dari Sarah.

“Ayo mas, masuk gak usah malu” kata Sarah ketika sampai di kostnya. Sarah lantas menarik Andre untuk diajak masuk ke kamarnya.

Andre benar-benar sudah tak tahan ingin segera ngentot cewek montok tersebut. Sarah membereskan dulu belanjaannya kemudian dia berpose layaknya model hot untuk menarik perhatian Andre.

“Mas…sini dong jang jauh-jauh dari adek”

“Iya sayang” jawab Andre sambil perlahan mendekati Sarah.

“Makasih ya mas, udah membelikan aku baju”

“Iya, sayang, sama-sama”

Sarahpun langsung mencium bibir Andre. Lidah mereka saling berpaut. Tanpa ragu tangan Andre langsung meremas toket montok Sarah secara bergantian.

“Mas, ngremasnya kurang kenceng…” kata sarah manja. Andre pun lalu meremas toketnya dengan ganasnya. ATnpa diberi aba-aba Sarah lantas melepas tanktop yang dia pakai, kini Andre dengan leluasa meremas kedua toket Sarah.

“Aaahhh…enak mas…jilat donk mas putingku”

Andre kemudian menjilati putting Sarah dengan liarnya, membuat tubuh Sarah menggelinjang sambil menggigit bibir bawahnya menahan nikmat. Melihat Sarah menggelinjang seperti cacing kepanasan, Andrepun semakin gemas pada Sarah, dia menggit kecil puting Sarah.



Agen Domino Terbaik - “Auuu, maaas…kamu nakal deh…” desah manja Sarah. Tak hanya itu Andrepun menghisap-hisap putting Sarah yang belum ada airnya. Andre benar-benar seperti orang kesurupan.

“Enak gak Sarah” tanya Andre.

“Enak banget mas…gantian ya mas, aku pengen ngemut kontolmu” jawab Sarah manja.

Andre lalu melepas celana dan juga CDnya, kontolnya yang sudah keras menjulur menantang ke mulut Sarah.

“Wow, besar juga kontolmu mas” kata Sarah lalu menjilat ujung kepala kontol Andre. Sarah mengocok kontol Andre dengan mulutnya. Tampak mata Andre merem melek merasakan kenikmatan yang diciptakan oleh Sarah.

“Aaahhh…enak banget Sarah…terus sayang…” erang Andre. Sarah semakin mempercepat gerakan mulutnya membuat Andre semakin tak tahan.

“Crooot…crooot…croooot”. Sperma Andre muncrat semua ke dalam mulut Sarah.

“Slruuup…slruuup” Sarah menyedot sisa sperma Andre yang masih menempel pada kepala ujung kepala kontol Andre.

“Enak banget mas spermamu, aku sudah gak tahan juga nih ayo mas masukan kontolmu dalam mekiku” pinta Sarah sambil melepas pakaian yang masih menempel di tubuhnya. Andrepun segera melepas kaos yang masih menempal di badannya.

Ketika Andre melihat Sarah yang telanjang bulat seketika kontol Andre langsung berdiri lagi. Sarah lalu membaringkan tubuhnya dan membuka lebar kedua pahanya, terlihat meki basah yang membuat nafsu Andre bangkit kembali.

“Indah benar mekimu Sarah, boleh aku menyedotnya?”

“Buat kamu apa sih yang gak boleh mas” jawab Sarah sambil mengelus-elus klitorisnya sendiri. Tanpa berlama-lama, Andre langsung menjilat meki Sarah. Lidahnya berputar-putar di meki Sarah. Kedua jarinya di masukan ke dalam lubang meki, gerak jari Andre memutar menelusuri dinding meki. Membuat Srah mendesah hebat.

“Ooohhhh masss, enak bangeeettt…. Aaahhhh…”

Mendengar jeritan Sarah, Andrepun semakin nakal. Dia memasukan lidahnya ke dalam lubang meki Sarah. Andre menyedot lender yang keluar dari meki Sarah.

“Sedot yang kenceng maaass…aaahhh….nikmat…” erang Sarah sambil tubuhnya menegang.

Setelah puas bermain dengan meki Sarah, kini Andre mengambil posisi menindih Sarah, dia bersiap untuk menyodokan kontolnya dalam meki yang montok itu.

“Tunggu mas…jangan tergesa-gesa….kontolnya dipakaikan helm dulu ya biar aman” kata Sarah sambil membua kemasan kondom yang di tangannya, kemudian dia memasangkan ke kontol Andre.

“Nah kalau gini kan aman, sudah sini masukin kontolmu ke mekiku, aku sudah tak tahan mas…” kata Sarah sambil membuka kembali kedua pahanya. Andre terlihat sangat tak sabar dia dengan cepat mengarahkan kontolnya ke maki itu dan

“Sleeep..bleeessss…”. Kontol yang terbungkus kondom itu masuk ke dalam meki Sarah. Meski sudah tak perawan mekinya masih terasa sempit.

“Aahhhh…kontolmu mantab sekali mas…lubang mekiku sampai tak muat….”

“Hari ini aku akan memuaskanmu” kata Andre sambil terus menggenjot kontolnya. Lama-kelamaan Andre menggenjot meki Sarah semakin cepat, kontol besar itu menyodok begitu kerasnya sampai tubuh Sarah menggelinjang tak karuan.

“Aahhh….mantab maaasss…genjot terus maaasss….” Desah Sarah sambil memejamkan matanya.

“Iya montok, hari ini kontolku jadi milkmu” balas Andre. Mulut Andre menyedot putting Sarah dengan penuh gairah.

“Aduuuh mas, aku dah gak tahan mas, mekiku kayaknya udah pengen ngecrot nih”

“Aahhh…aku keluaaar maasss….” teriak Sarah begitu meraih orgasmenya. Selang lima menit giliran Andre mendapat orgasmenya.

“Montoook aku keluaaaarrr….ooohhhh….” jerit Andre sambil mempercepat genjotannya.

Seluruh sperma Andre tertahan di dalam kondom yang terpasang pada kontolnya. Lalu Sarah menarik kondom tersebut, dan menjilati sisa sperma Andre yang masih menempel pada kontol Andre.



“Pejuhmu enak sekali mas…Slruuup, slruuuup…” kata Sarah sambil menjilati kepala kontol Andre.

“Makasih ya Sarah, aku puas sekali”

“Iya mas sama-sama, kontolmu juga sangat mantab banget, kapan-kapan kalau ada waktu main sini lagi ya mas, nanti kuservise lebih hot lagi”

Setelah itu mereka segera berpakaian kembali, lalu Andre berpamitan pulang. Dan segera meninggalkan kost tersebut.

Terlihat diwajah Andre senyuman kemenangan. Andre sangat puas sudah meniduri kimcil secantik Sarah. Tak rugi dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk menikmatai tubuh montok Sarah. 

Post By : PokerAstro.com


Bandar Ceme Online - Cerita sex ini benar-benar nyata kami alami, terjadi saat aq dan Ema pulang liburan di kampung. Kampung yang kami kunjungi berada di kota T, kurang lebih 30 km jauhnya dari Kuala Lumpur. Setelah tiba, aq dan Ema menuju ke rumah kakekku yang bernama Ihsan.

Ketika itu kakek Ihsan sedang memberi makan beruknya yang bernama Momok. Setelah berbincang-bincang, aq diminta kakek untuk menjaga si Momok karena pagi harinya kakekku akan pergi mengantar anaknya ke Kuala Lumpur. Aq dan Ema setuju saja.

Sebelum pulang ke rumah kami yang ada di kampung itu juga, aq melihat dulu di kandang si Momok, beruk kakekku itu. Beruk itu keliatan garang dan ganas saat aq mendekatinya. Anehnya, beruk itu keliatan manja bila Ema yang mendekatinya.




Agen Poker Terbaik - “Beruk itu jinak kok. Kamu jangan lupa kasih makan ya!” kata kakek dari atas rumah.

Aq mengangguk saja tanda setuju. Ema mencoba memberanikan diri untuk memegang tangan si Momok. Beruk itu menjerit saat Ema mengulurkan tanganya. Tangan Ema ditarik dengan kuat oleh beruk itu. Ema pun tertarik mendekat beruk itu. Aq sangat terkejut. Beruk itu terdiam, mungkin dia kaget. Tangan istriku benar-benar terjatuh mengenai penis beruk itu. Ema cepat-cepat mengalihkan tanganya dari penis beruk itu. Setelah itu aq dan Ema kembali ke rumah kami. Ema hanya tersenyum setelah kejadian itu.

Keesokan harinya sekitar jam 09.00 aq dan Ema membawa nasi dan air untuk diberikan kepada beruk. Pagi itu Ema mengenakan kain batik dan t-shirt saja. Biasanya Ema tak memakai CD kalau memakai kain batik. Aq dan Ema sampai ke rumah kakek yang sudah terkunci. Kakek sudah berangkat ke Kuala Lumpur pagi-pagi sekali dengan mobil.

Aq lantas menyuruh Ema untuk memberikan nasi dan air kepada beruk itu. Ema pun menaruh nasi dan air di depan beruk itu. Beruk itu keliatan tak memperdulikan makanan yang diberikan Ema. Ema mengelus-elus kepala beruk itu.

“Bang, beruknya nggak mau makan, bang” kata Ema kepadaku.

Aq pun mencoba memberi beruk itu nasi tapi beruk itu tetap tak peduli.

“Mungkin tadi sudah dikasih makan sama kakek” kataku.
“Tapi kayaknya belum ada bekas makan atau minum disini bang” jawab Ema.
“Iya ya…coba kamu bujuk beruk itu” kataku pada Ema.
“Baik bang, aku akan coba membujuknya” jawab Ema.

Ema lantas duduk bersimpuh dihadapan beruk sambil mengelus-elus kepala beruk tersebut. Betapa kagetnya Ema, tiba-tiba beruk itu meraba payudara Ema. .

“Aduh bang, beruknya meraba payudaraku” kata Ema meringis. Kulihat tangan beruk itu meraba payudara Ema dari luar kaos yang dipakai Ema.
“Biarkan aja dulu, mungkin dia kangen sama payudara istrinya” jawabku.
“Atau mungkin beruk ini sedang pengin kawin ya bang, jadi dia nggak selera makan” kata Ema menjelaskan, akupun cuma mengangguk.
“Bang, gimana kalau beruk ini kukasih payudara Ema biar untuk diraba-raba?” tanya Ema padaku.
“Tapi kamu hai-hati ya, bisa-bisa kamu digigit sama beruk itu” jawabku pada Ema.

Ema mulai membuka kaosnya hingga pangkal dada, terlihat payudara Ema masih tertutup sama BHnya. Kawasan rumah kakekku ini jauh dari keramaian, sehingga tak mungkin ada orang yang akan melihat apa yang sedang Ema lakukan. Lagi pula kandang beruk itu tertutup oleh garasi mobil kakek.

Begitu melihat payudara Ema, berukpun langsung menyahut payudara Ema hingga Ema terjatuh ke belakang karena terkejut.

“Bang tolongin Ema” jerit Ema meminta bantuan. Aku cepat-cepat membantu Ema bangun.
“Sudah kubilang kamu harus hati-hati” kataku pada Ema sambil membantunya bangkit.
“Aku sudah hati-hati bang, tapi beruk itu langsung menyahut payudaku begitu aku membuka kaosku, beruknya benar-benar ganas nih” jawab Ema sambil menahan sakit.

Ema kembali mendekatkan payudaranya ke beruk tersebut, tangan beruk itu langsung meremas payudara Ema dengan liarnya sambil mendengus-dengus. Payudara Ema jadi memerah karena remasan yang kuat oleh beruk itu.

“Bang, aku ingin membuka kaosku agar beruk ini merasakan payudaraku ya bang?” tanya Ema.
“Iya coba saja, mau atau tidak beruknya” jawabku. Ema lalu melepas kaosnya dan menanggalkan BHnya, kemudian dia berbaring di tanah beralaskan kaosnya.

Aku jadi penasaran ingin melihat beruk itu ngentot istriku. Kejadian ini benar-benar sangat langka terjadi. Ema mulai memainkan buah zakar dari beruk itu, zakarnya lebih kurang 4 inci dan kulitnya lebih kurang 1 inci setengah saja. Warna zakar itu kemerahan bila keluar dari kulupnya. Penis beruk itu terus dimainkan oleh Ema sehingga beruk itu menjerit-jerit.

“Ema, biar aku coba meletakkan beruk ini di atas badanmu ya?” tanyaku pada Ema. Ema pun mengangguk dan kemudian menyingkapkan kain yang dia pakai hingga memek yang ku entot tadi malam jadi terlihat. Kain batik Ema disingkapakan hingga pangkal perutnya. Lalu kuarahkan beruk keatas badan Ema dan menaruhnya di antara selakangan Ema yang sudah siap dengan posisi terlentang.



Agen DominoBet Online - Kumencoba membantu penis beruk agar masuk ke dalam lubang memek istriku, kulihat memek Ema sudah basah, mungkin Ema sudah terangsang untuk ngentot dengan beruk itu. Perlahan-lahan kumasukan penis beruk itu ke dalam memek Ema, penis berukpun berhasil, membelah tebing kemaluan Ema dan menghujamnya sampai dasar. Saat tahu penisnya dikempit oleh memek secara otomatis beruk itu langsung menggenjot ekornya, penisnya keluar masuk di memek Ema.

“Enak jga bang penis beruk ini” kata Ema sambil memeluk kepala beruk, sementara aku terus membantu beruk itu ngentot istriku.
“Aduuuuh bang enak sekaliii…aaahhhh…” desah Ema. Kulihat cairan putih keluar semakin banyak dari lubang memek Ema. Tak henti-hentinya Ema mendesah, walaupun ukuran penis beruk itu kecil tapi beruk itu terus menerus menyodok memek Ema hampir kira-kira 15 menit tanpa henti. Kalau manusia tentu saja sudah ngecroot, tapi beruk ini terus menerus menyodok memek Ema. Kuat juga beruk ini, kataku dalam hati.
“Bang, aku sudah nggak tahan bang, ingin keluar aku bang…aaahhh…ooohhh…” jerit Ema sebagai tanda kalau dia sudah orgasme. Tangannya terjatuh lemas di tanah.
“Enak banget bang, lama juga ya beruk ini ngentot aku” kata Ema.

Ema terlihat sangat keletihan, kakinya yang semula menjepit penis beruk kini terjatuh ke samping menyebabkan jepitan memeknya jadi longgar. TApi tiba-tiba beruk itu menjerit mungkin dia protes dengan memek Ema yang tak lagi menjepit penisnya. Kemudian Ema menjepit lagi penis beruk itu, sampai terasa ada cairan yang menyemprot dalam memek Ema.

Menurut cerita Ema, beruk itu telah menyemprotkan spermanya ke dalam memek Ema. Setelah itu aku menganggkat tubuh beruk, mungkin ini akan menjadi seks pertama dan terakhir untuk beruk yang dilakukan dengan manusia. Kulihat cairan putih jernih mengalir keluar dari lubang memek Ema. Banyak juga cairan itu hingga membasahi kain dan kaos Ema.

“Spermanya banyak juga ya…” kataku pada Ema yang masih terbaring karena kelelahan.
“Mungkin karena dia tak pernah menegluarkannya bang” jawab Ema.
“Bagaimana rasa penis beruk itu Ema?” tanyaku pada Ema sambil mengulurkan BHnya.



“Kalau boleh bang, aku ingin membawa pulang beruk ini” jawab Ema.
“Mana boleh sama kakek, pasti kakek nggak membiarkan beruk ini tinggal di kota” jawabku.

Ema masih saja mengelus-elus memeknya yang basah kuyub karena sperma beruk, dia lalu mengikat kembali kain batik dan memakai kaosnya yang kotor karena tanah. Ema kemudian mengelus kepala beruk yang sudah ngentot dengannya tadi. Kini beruk itu lahap sekali memakan makanan yang kami bawa tadi. Dia pasti kehilangan tenaga setelah ngentot lama Ema, hingga dia makan dengan rakusnya.

Setelah selesai memeberi makan aku dan Ema meninggalkan rumah kakek. Ema tersenyum dengan senyum kepuasan sementara aku tersenyum puas karena berhasil membuat istriku ngentot dengan beruk yang tak membuat aku penasaran lagi. 

Post By : PokerAstro.com


Agen Poker Online - Sudah hampir dua bulan aku ngekost di rumah Pak Irwan ketua Rt kampung Bojong daerah Bekasi. Kebetulan aku mendapatkan kontrak kerja selama setahun untuk sebuah proyek pembangunan apartemen di Bekasi. Dan selama itulah aku memendam hasrat dengan Bu Anne yang merupakan istri Pak Irwan. Aku tertarik pada Bu Anne sejak pertama kali masuk ngekost. 

Hampir setiap hari aku membayangkan ngentot dengan Bu Anne yang memiliki toket montok dan tubuh seksi. Dan ternyata Bu Anne juga memendam hasrat yang sama denganku. Akhirnya kamipun sering mencuri waktu dan diam-diam bercumbu dikala Pak Rt sedang keluar rumah.

Tapi hasratku kepada Bu Anne jadi hilang seketika disaat tiba-tiba anak Pak Irwan yang kuliah di Surabaya pulang ke rumah. Vivi nama gadis itu, dia cantik, langsing dan berkulit putih tapi toketnya tidak terlalu besar, jauh berbeda dengan Bu Anne yang memiliki toket yang sangat montok.




Agen Poker Terpercaya - Siang itu aku dimintai tolong sama Bu Anne untuk mengantar Vivi mencari tiket Bus supaya Vivi segera kembali ke Surabaya, dengan maksud agar Vivi tak lama berada di rumah dan tak menganggu hubungan kami. Akupun mengiyakan perintah Bu Anne. Dalam perjalanan kami tak banyak mengobrol bahkan terkesan diam.

Tiba-tiba dering hp Vivi berbunyi memecahkan kesunyian diantara kami, dengan segera Vivi mengangkat telpon itu. Aku tak tahu entah siapa yang menelponya dan apa yang sedang dibicarakannya, raut wajah Vivi berubah seketika, matanya berkaca-kaca tak lama air mata itupun terjatuh membasahi wajah Vivi. Akupun langsung menghantika laju mobil dan berhenti ke pinggir di depan sebuah rumah makan.

“Lho kamu kenapa Vi? “ tanyaku penasaran. Tapi entah kenapa begitu melihat Vivi menangis , kontolku malah jadi tegang. Apa mungkin karena wajahnya tambah cantik ang membuat kontolku berdiri.

Vivi tak menjawab pertanyaanku, dia terus menangis dan lalu bersandar dipundakku. Aku merasa kasihan melihat kedaan Vivi, aku berusaha untuk menenangkannya dan mengajaknya masuk ke dalam rumah makan tersebut.

Setelah masuk ke dalam rumah makan tiba-tiba Vivi bercerita

“Hidupku serasa sudah selesai mas, aku ingin mati saja” katanya sambil sesenggukan.

“Hust, jangan ngomong gitu Vi ndak baik, emang kenapa sih?” tanyaku semakin penasaran.

“Tadi pacarku menelponku, dia memutuskan hubungan kami dan akan menikah dengan wanita lain” jawabnya.

“Kamu yang sabar ya…sudah jangan menangis lagi, di dunia ini lelaki gak Cuma dia aja kog, masih banyak lelaki lain yang lebih baik dari dia” jawabku sok bijak.

“Tapi mas, perawanku hilang karena dia, aku sudah tak berharga lagi” katanya

“Jangan berpikiran sempit, lihat disana banyak janda beranak yang juga jadi rebutan” jawabku mencoba menghibur.

Vivi lalu terdiam, aku tak tahu apa yang sedang dia pikirkan begitu mendengar ucapkan, tapi perlahan isak tangisnya mereda dan mulai memakan makanan yang sudah kami pesan. Setelah selesai makan, Vivi ngomong sesuatu yang membuatku terkejut, dia berkata kalau dia gak mau balik ke kampusnya dulu,

“Mas, kamu mau gak nemenin aku?” tanya Vivi mengejutkanku.

“Lha ini kan sudah kutememani” jawabku singkat.

“Iya tapi maksudku, temani aku satu atau dua hari gitu, tapi kalau kamu gak sibuk sih” katanya manja.

“Sebulanpun juga gakpapa kog Vi” jawabku menggodanya.

“Yang bener? Terus nanti pacarmu kalau marah gimana?” tanyanya memancing.

“Udah jangan banyak tanya, kalau kamu butuh teman aku bersedia menemanimu” jawabku sambil mencubit dagunya.

“Iiih, mesti ujung-ujungnya gombalan…hahaha” jawabnya.

“Emangnya kamu mau kemana minta ditemenin segala? Aku gak maul ho kalau suruh nemenin tidur,,hahahaha” tanyaku bercanda.



Agen Domino Online - “Yeee, GR banget sih kamu, enakan tidur ma bonekaku…” jawabnya membalas candaanku.

“Emang bonekamu punya burung?hahahha” tanyaku memancing.

“Omong apa sih kamu, ngeres banget iihhh….” Jawabnya dengan nada manja.

“Aku juga siap kog jadi pacarmu sehari hehehhe…” kataku sambil mengelus pipinya.

Sesaat kemudian Vivi terdiam kembali, telapak tangannya berubah menjadi dingin dan berkeringat dengan ekspresi wajah yang gugup.

“Kamu kenapa Vi? Kog telapak tanganmu berubah dingin gini? Padahal cuma kuelus pipimu belum yang lainnya” tanyaku yang membuatnya tersadar dari lamunannya dan menarik tangannya.

“Udah ah…jangan ngawur, aku cuma pengin cari tempat yang tenang saja untuk menenangkan diriku, yuk cari tempat dimana gitu?” ajaknya.

“Aku tahu tempat yang asyik, dijamin kamu akan lupa dengan pacarmu dan mungkin juga lupa daratan…hahahaha” kataku sambil bercanda.

Tanpa menunggu jawab dari Vivi, aku lantas menggandeng tangannya untuk masuk ke dalam mobil dan langsung menuju tempat yang aku janjikan pada Vivi, yaitu sebuah apartemen yang bisa disewa harian. Tiga puluh menit kemudian kami sampai di lokasi, di apartemen ini biasanya aku mengadakan pesta bersama dengan teman-temanku.

“Ini tempat apa mas? Seperti diskotik?” tanya Vivi penasaran.

“Sudah nikmati saja, anggap di rumah sendiri” kataku sambil menuangkan minuman yang aku ramu sendiri.

Kuputar musik di layar lebar yang berada di depan kami. Ruangan yang redup menambah keharmonisan kami. Hanya butuh waktu 5 menit, ramuan yang kubuat sudah berhasil membuyarkan kesadarannya.

Tanpa sadar kini tangan kanan Vivi mengelus-elus memenya sendiri dari luar celana yang dia pakai. Tanpa menunggu lama aku langsung menyambar tubuhnya hingga terjatuh di sofa dan langsung kutindih badannya.

“Biar kubantu mengelus ya? Agar lebih nikmat” kataku padanya. Tanpa menunggu jawaban darinya, aku langsung melepas semua pakaianku yang melekat pada tubuhku termasuk CDku kemudian aku juga membantu melepaskan seluruh baju Vivi, awalnya sih dia menolak dan coba menepis tanganku, tapi begitu dia melihat kontolku yang besar berdiri dia langsung menyerah.

Aku langsung mengambil posisi 69. Kujilati memeknya yang tanpa ditumbuhi bulu. Kubuka lubang memeknya dengan lidahku. Bisa dibayangkan betapa nikmat yang dirasakan Vivi apalagi dicampur dengan meminum ramuan yang buat tadi seakan menambah gairahnya. Vivi mengerang kencang, tanpa kuatir ada yang mendengar dari luar, karena ruangan ini memang cocok untuk mengekspresikan desahan dan rintihan.

“Arrgghhh, maasss…. Enak maaasss…terus mas..tusuk lubangku dengan lidahmu maasss…ooohhh…”

Desahnya semakin kencang seiring dengan sodokan lidahku yang juga semakin cepat mengobok-obok memenya yang sudah sangat becek. Vivi pun membalas permainanku, dia menjilati, menghisap dan mengocok kontolku dengan liarnya bahkan tak segan-segan dia menyusur anusku. Mengejang tubuhku dibuatnya dan kontolku pun seakan semakin mengeras dan panas.



Agen Capsa Online - “Aduuuhh…Viiii nikmat sekali sayaaaang…terus sayang jangan berhenti ya sedot yang keras Viiii….”

Vivi pun menuruti perkataanku dia, lalu menghisap kencang kepala kontolku dan semakin memasukan dalam ke mulutnya hingga terkena tenggorokannya. Rsanya sungguh nikmat di banding masuk ke dalam memek. Tapi aku gak tega melihat wajah Vivi berubah menjadi pucat terengah dan tersedak sejadi-jadinya.

Lalu kusandarkan tubuh Vivi di sofa dan perlahan aku menggesekan kepala kontolku di bibir memeknya. Perlahan kumasukan kontolku ke dalam lubang memeknya, terasa masih sempit meski dia sudah tak perawan lagi. Dengan sedikit bhentakan akhirnya kontolku berhasil masuk ke dalam memeknya, “Sleeeep…..”. Vivi menjerit antara nikmat dan sedikit menahan sakit.

“Aaauuu…aaahhhh….sssthhhh….”

Setelah seluruh kontolku masuk ke dalam memeknya, akupun mulai memompa memek tersebut dengan penuh nafsu, dan tanganku kugunakan untuk meremas toketnya. Sodokanku kupercepat dan sesekali aku memukuli pantatnya seperti film bokep yang sering kulihat.

“Oooohhh…. Yeeeessss….” Erangan Vivi membuatku semakin bernafsu. Dan untuk menambah sensasi aku memasukan jari tengahku ke lubang anusnya yang terlebiih dahulu kulumuri dengan lendir memek Vivi. Aku tak peduli dengan apa yang dirasakan oleh Vivi, entah itu sakit atau nikmat.

Dua lubangnya kukocok bersamaan, kontolku menyodok memeknya sedangkan jari tengahku mengobok-obok anusnya.

“Enak gak Viiii…. Hari ini aku seutuhnya milikmu, kamu akan kupuaskan sayang….” Tanyaku sambil terus menyodok kedua lubangnya.

“Enak sekaliii maasss….aku udah gak tahan lagi maasss…” jerit Vivi.

Tak berapa lama tubuh Vivi menegang pertanda dia sudah orgasme. Tapi aku terus saja menyodok lubang-lubangnya, selama aku belum orgasme aku tak akan menghentikan sodokanku. Dan benar saja setelah hampir setengah jam aku mengobok-obok memek dn anusnya, aku merasa tanda-tanda kontolku akan menyemprotkan sperma, Aku semakin mempercepat sodokan kontolku. “Ploookkk…ploookk…ploookkk”



“Aaahhhhh..ooohhhh….” teriaku sambil menyemprotkan seluruh spermaku ke dalam lubang memeknya.

“Crooot…crooottt…croootttt…”. Kutahan kontolku agar tetap berada di dalam memeknya sampai spremaku habis seluruhnya menyemprot rahimnya. Kami berdua benar-benar menikmati persetubuhan yang liar ini. Dan akhirnya kami tertidur hingga pagi.

Keesokan harinya kami pulang ke rumah karena Pak Rt dan Bu Rt sudah menunggu kami. Disepanjang perjalanan Vivi menangis lagi. Dan sama seperti cowok yang lain aku mencoba untuk merayu dan menenagkannya. Aku juga berjanji akan bertanggung jawab apabila dia sampai hamil. Tapi untungnya samapi kontraku selesai Vivi tak juga hamil, aku pulang kampong dengan aman.

Post By : PokerAstro.com


Agen DominoBet Online - Aku mulai mengenal sex sejak umur 18 tahun. Teman-temanku sekolah yang mengajariku bagaimana cara bermasturbasi dan semenjak itu aku sering melakukannya saat di kamar mandi aku benar-benar menikmatinya. Sejak saat itu pula aku berkeinginan untuk melakukan hubungan sex tapi tidak pernah dapat tersalurkan hingga aku kuliah.

Aku kuliah di luar kota, aku tinggal bersama tanteku, tante Beti yang kebetulan rumahnya gak begitu jauh dengan kampusku. Tante Beti sudah mempunyai suami sebut saja namanya Om Jarot, dia seorang pengusaha. Tante Beti orangnya sangat cantik dan seksi, tinggi badannya 170cm dengan BB 70kg serta memiliki toket yang sangat montok yang membuat aku sangat bergairah tatkala melihatnya.

Kebiasaanku masturbasi masih terus kulanjutkan sampai kuliah. Saat di kamar mandi di rumah tanteku aku melakukannya sambil membayangkan tentang tante Beti. Saat ini umur tante Beti menginjak 34 tahun dia sudah mempunyai 3 orang anak. Di rumah tante Beti aku menempati sebuah kamar kosong di lantai atas. Setelah hampir satu bulan aku tinggal disitu, aku mulai akrab dengan keluarga tante Beti terutama dengan tante Beti.



Agen Judi Poker Online - Tante Beti orangnya ramah, dia sering mengajakku pergi ke mall dengan naik mobilnya. Dia bahkan tak segan membeli pakaian dalam di depanku. Dan aku jadi tahu kalau tante Beti suka dengan pakaian dalam yang seksi. Aku sering memuji kecantikan wajahnya dengan mengatakan kalau tante terlihat lebih muda dari usianya.

Suatu hari karena sedang malas, aku tidak masuk kuliah dan aku memutuskan untuk tinggal di rumah. Aku bermalas-malasan sambil menonton tv di ruang tengah. An ternyata tante Beti sedang menyiram bunga di taman belakang, dia hanya menggenakan kaos longgar tanpa lengan dan celana hotpans sehingga terlihat paha mulusnya. Sontak saja kontolku langsung berdiri tegang melihat pemandangan itu. Tak hanya itu, pikiran nakalkupun langsung beraksi, “Ahri ini aku harus mendapatkan tente Beti”.

Setelah selesai menyiram bunga tante Beti langsung istirahat duduk di sampingku. Tak lama kemudian tiba-tiba listrik mati. Kami berdua lalu mengobrol banyak hal, tante Beti menceritakan tentang kehidupan pernikahannya. Disela-sela obrolan kami, aku kadang membelokan arah pembicaraan aku memujinya dan berkata,

“Tante kog cantik banget sih”. Tante Beti pun setengah kaget dan tersipu malu, dia melihat kearahku dan melihat bagian bawahku. Aku yakin dia melihat kontolku yang sudah menegang dari tadi.

“Kalau dilihat sih tante seperti kakanya Leli (anak pertama dari tante Beti), bukan mamanya” godaku.

“Ah kamu bisa aja Va” jawab tanteku tersipu malu.

“Beneran Tan, apalagi kalau pakai tanktop dan rok mini akan terlihat lebih muda lagi” lanjutku dan tante Beti pun hanya tersenyum.

“Bersediakah tante Beti memakainya sekarang?” pintaku. Awalnya tante Beti menolaknya tapi aku terusz memaksa dia dan akhirnya dia bersedia.

“Baiklah kalau kamu memaksa, tapi kamu jangan macam-macam ya” jawabnya. Tante Beti pun langsung pergi ke kamarnya. Aku yang masih di depan Tv duduk sambil mengelus-elus kontolku yang berdiri tegak.

Begitu keluar dari kamar tante Beti terlihat sangat seksi dan menggairahkan. Dia melihatku ketika aku sedang mengelus-elus kontolku dan berkata,

“Kamu sedang apa Va?” tanyanya. Aku hanya tersenyum. Toketnya terlihat sangat montok seperti mau muntah dari tanktopnya. Terlihat jelas putingnya tercetak ternyata dia tak memakai BH. Bawahnya dia memakai rok mini seperti yang aku minta sehingga kakinya yang panjang terlihat seksi. Aku pun lalu mendekatinya dan berbisik lembut di telingannya,

“Aku ingin sekali mencium tante”. Tante Beti tak menjawab dia mencoba mendorong tubuhku. Tapi gerakkanku lebih cepat, aku mencoba memegang pinggannya dan mulai menciuminya, dia berusaha untuk melakukan perlawanan tapi lama kelamaan perlawanan itu terhenti dan dia mulai menikmati ciumanku. Nafasnya mulai tak beraturan. Kuremas bokongnya dan menyibakkan rok mininya ke atas, kumasukan tangan kananku ke dalam CDnya dari belakang. Bibirku terus menciuminya dan tangan kiriku meremas-remas toket montoknya. Dengan terus berciuman kutuntun dia menuju ke sofa.

Sekitar 10menit kami berciuman dan saling meraba, kemudian tante Beti melepaskan ciumannya dan melepas pakaian yang aku pakai beserta CDku, tanpa diminta akupun lantas melepaskan tanktop dan rok mini tante Beti.

“Wow…toketmu montok sekali tante…bikin aku nafsu aja…” kataku sambil mengelus-elus toketnya.

“Jangan cuma dielus saja donk sayang… dijilat nih putingnya sambil disedot ya…” pinta tante Beti.

Tanpa berlama-lama aku langsung saja menjilati dan menyepong toketnya dengan penuh nafsu secara bergantian.



Agen Poker Online - “Ooohhh yeesss….enak sayang….” desah tante Beti.

Tangan tante Beti pun tak mau diam, tangannya terus meremas dan mengocok kontolku yang menjulang tegang. Sementara tanganku juga ikut meraba-raba memek tante Beti yang sudah basah. Dia terus-terusan mendesah.

“Va kontolmu besar banget” kata tante Beti takjub.

“Masa sih tan?” tanyaku seakan tak percaya. Tanpa menjawab dia terus saja mengekus dan mengocok kontolku.

Tak lama kemudian tante Beti berjongkok mendekatkan wajahnya ke kontolku dan mulai menjulurkan lidahnya untuk menjilati kontolku.

“Oohhh tante…enak banget Tan…” desahku merasakan nikmat yang diberikan oleh tante Beti.. Dia menjilati dari pangkal sampai ujung kepala kontolku. Kedua bijiku pun tak terlewatkan oleh lidah tante Beti. Kuelus rambutnya dan matakupun merem melek memdapatkan nikmatnya sepongan tante Beti.

“Kocok terus Tan…enak bangeet…aaahhh…” desahku lagi. Permainan mulut tante enak sekali tanpa mengenai giginya sedikitpun, lidahnya bergerak lincah seperti ular. Disedot sedotnya ujung kepala kontolku yang membuat tubuhku menggelinjang.

“Ssstthhhh…aaahhhh…” desahku terus menerus.

Gerakan mulutnya yang mengocok kontolku semakin cepat, aku sudah tak tahan lagi, nikmat yang kurasakan sungguh luar biasa dan akhirnya “Crooot…crooot…crooot…” air maniku menyemprot ke dalam mulutnya, sebagian ada yang menyemprot ke mukanya. Terlihat sangat belepotan dan itu membuat aku tetap bergairah.

Setelah air maniku tak menyemprot lagi kemudian tante Beti duduk di sebelahku dengan kedua kakinya dikangkangkan sehingga terlihat memek montok yang telah basah.

“Ayo Va sekarang giliran kamu menjilati memek tante” pintanya sambil mengelus-elus bibir memeknya.

Lalu kudekatkan wajahku ke memek tante dan aku mulai menjilati klitorisnya.

“Oohhhh…yeesss….sedot itilnya sayang…” pintanya sambil tangannya menekan kepalaku.

“Aahhhh tak tahan aku, ayo Va masukin kontolmu yang besar itu ke memekku..” katanya. Nafasnya sudah tak teratur lagi.

Aku pun menuruti perkataanya, perlahan aku berdiri dan mulai menindihnya, kuarahkan batang kontolku ke lubang memeknya yang sudah basah dan licin. Tangan tante Beti ikut memegang kontolku dan menuntunnya agar masuk ke dalam memeknya. “Bleeesss….sleeeppp….”. Kusodok perlahan memeknya terasa enak sekali menjepit kontolku.

“Arrgghh…yeesss…enak Vaaa…genjot terus sayang…” desah tante ketika aku memompa kontolku agak cepat.

Tante Beti mengimbangi gerakanku dengan goyangan pinggulnya. Tak lama, tiba-tiba tubuh tante Beti bergetar dan mengejang.

“Yeesss…Va…tante mau keluaaarrr….genjot terus sayaaaang…aahhh…” desahnya lagi. Dan beberapa saat kemudian dia memegang pinggangku dengan kerasss



“Aahhh……” teriaknya pertanda dia sudah orgasme tanpa melepas kontolku dari jepitan memeknya

“Tante, Aku juga mau keluaaarrr…aaahhhh…”, “Croot..crooot..crooot…” muncratlah seluruh spermaku ke dalam memek tante Beti, mengetahui aku sudah orgasme, dia memutar-mutarkan pinggulnya yang memebuat kontolku terasa ngilu.

Dan kemudian kami berdua terkulai lemas di sofa dan tertidur karena kecapaikan selama 1 jam. Setelah kami berdua terbangun, tante Beti mengajakku untuk mandi bareng. Di kamar mandi kami berdua ngentot lagi.

Semenjak saat itu kamisering melakukan persetubuhan ini, bahkan bisa dibilang hampir setiap hari disaat rumah dalam keadaan sepi. Kam berdua benar-benar gila sex sampai pada akhirnya aku lulus kuliah dan harus bekerja ke luar kota.

Post By : PokerAstro.com


Agen Poker Indonesia - Berikut ini aku akan menceritakan pengalaman pribadiku. Namaku Yona. Aku merupakan anak tunggal. Mamaku adalah seseorang yang sangat disiplin dan agak keras sedangkan papaku malah kebalikannya bisa dikatakan papa di bawah bendera mama. Di keluargaku mamakulah yang mengatur segalanya. Walapun mamaku keras, tapi aku kalau di luar rumah bisa dibilang cewek yang bandel dan sering gonta ganti pacar, tentunya tanpa sepengatahuan mamaku.

Pada suatu saat,dimana aku duduk dibangku kelas 2 SMA, mamaku pergi beberapa hari mengunjungi nenek yang lagi sakit di kampung. Dalam hatiku aku merasa senang sekali karena aku bisa bebas di rumah, takkan ada yang memaksaku untuk belajar. Aku juga bisa main sesukaku. Kalau papaku orangnya selalu sibuk bekerja pulang ke rumah selalu malam.

Sepulang sekolah aku mengajak pacarku Rino main ke rumahku. Aku sudah beberapa kali berhubungan badan dengannya, tapi selama berhubungan badan aku tak pernah merasakan nikmat, karena selalu dilakukan buru-buru sehingga aku tak pernah merasakan yang namanya orgasme sehingga aku penasaran gimana rasanya orgasme itu.




Agen Poker Terpercaya - Singkat cerita, aku dan Rino sudah berada di ruang tengah, kami berdua merasa bebas. Waktu itu jam menunjukan pukul 16.00 sedangkan papaku pulang kerjanya jam 20.00 bahkan lebih. Cukuplah waktu untuk memuaskan nafsu kami. Aku dan Rino duduk di sofa kami berdua saling melumat penuh nafsu. Kurasakan hangat bibirnya. Kurangkulkan tanganku ke lehernya, ciuman kami semakin dalam. Lidah kami saling berpaut. Tangan Rino mulai meremas toketku secara bergantian membuatku semakin bergairah.

Kumerasa vaginaku sudah mulai basah, begitu juga dengan penis Rino yang sudah tegang dan mengeras ketika aku mencoba meraba dari luar celana sekolahnya. Tak mau membuang waktu lagi, kami berdua lantas melepas pakaian kami masing-masing hingga kami berdua telanjang bulat. Kulihat penis Rino sudah siap untuk berperang.

Kami berdua lantas berpelukan kembali, tanganku mulai mengelus-elus penis Rino yang ukurannya tak begitu besar tapi lumayan keras. Kuraba lembut kedua telurnya yang terbungkus kulit membuat sensasi tersendiri untukku. Kepala penisnya berwarna kemerah-merahan dengan ujung berlubang. Aku pun kemudian berjongkong, kujulurkan lidahku ke dalam lubang yang ada di kepala penisnya. Rino mendesah dengan ekspresi wajah yang membuatku semakin bernafsu.

“Oooohhh…” desah Rino sambil tangannya meremas lembut toketku. Kuhisap dan kujilati kepala penisnya sambil tanganku mempermainkan kedua telurnya. Kadang juga ku isap lembut kedua telur itu.

“Yona sayang, kita pindah ke latai aja yuk, biar lebih leluasa” kata Rino sambil mengelus rambutku.

Tanpa menunggu jawaban dariku, Rino lalu mengangkat dan membopong tubuhku lalu dibaringkan di lantai berkarpet tebal dan bersih. Rino naik ke atas tubuhku dengan posisi terbalik yaitu posisi 69. Dibukanya lebar kedua pahaku, kemudian dia menjilati setiap sudut vaginaku. Jilatannya panas dan ganas. Bukan itu saja, klitorisku pun tak luput dari jilatan dan hisapan. Rino benar-benar membuatku melayang. Bahkan sesekali lidahnya dia masukkan ke dalam lubang vaginaku. Sementara aku juga sibuk menjilat dan menghisap batang penisnya. Aku merasa sudah tak kuat lagi menahan setiap jilatan yang Rino lakukan.

“Rino sayang, ayo masukin sekarang aja yuuuk….” pintaku.

“Tunggu sebentar ya sayang…” jawabnya sambil terus menjilati klitorisku.

“Aku sudah gak tahan Rino…vaginaku sudah pengen dienjot sama batang penismu” kataku lagi.

Lalu Rino berpindah posisi, digosok-gosokan kepala penisnya ke mulut vaginaku dan kemudian “Bleessss…” batang penis itu pun akhirnya masuk ke dalam vaginaku. Rasanya nikmat sekali. Di genjotkan batang penisnya maju mundur, aku pun mengimbangi dengan mengoyangkan pantatku. Kakiku kulingkarkan di pinganggnya. Tak lama kemudian Rino menjerit dan berkata,

“Ooohhh…sayaaang aku keluaaaaaar…aaahhhh…” dicabutnya batang penisnya, air maninya berceceran di atas perutku.

“Sial, ternyata sama saja, aku belum sampai orgasme dia sudah memuntahkan spermanya duluan” gumamku dalam hati. “Tapi tak apalah nanti juga ada babak kedua” imbuhku dalam hati. Tapi dugaanku melesat, Rino malah segera bangkit dan berpakaian kembali.

“Oh ya yank…maaf aku baru ingat kalau hari ini aku ada latihan voly, aku sudha telat nih…” katanya buru-buru. Aku sangat kecewa mendengar kata-kata itu terucap dari mulutnya.

“Sial kamu ya, dasar egois, emangnya aku lonthe yang Cuma meuasin kamu saja…” kata mengumpat pada Rino.

Aku benar-benar kecewa dibuatnya dan berjanji tak akan mau lagi denganya. Karena kesal, aku pun membiarkan dia pergi. Aku berbaring kembali di sofa tanpa mempedulikan kepergiannya. Tapi kemudian aku mendengar ada suara langkah mendekat padaku,

“Ngapain si berengsek ini balik lagi” pikirku dalam hati dengan memasang gaya cuek. Tiba-tiba kumerasakan pundakku dicolek seseorang tapi aku masih saja cuek.



Agen Capsa Online - “Yona”

Aduh, ini bukan suara Rino melainkan suara papa. Bagai petir di siang bolong aku yang masih telanjang sangat terkejut.

“Papa…” kataku kaget. Aku sungguh malu, ketakutan dan cemas, rasanya hamper mati saja.

“Dasar anak kurang ajar, rupanya kamu sudah biasa bersetubuh dengan lelaki itu ya? Papa sudah lihat semuanya, biar nanti aku adukan pada mamamu” kata papa memarahiku.

Aku semakin takut mendengar perkataan itu, kupeluk lutut papaku dan berkata,

“Kumohon papa jangan bilang mama, papa boleh menghukumku apa saja asal jangan bilang sama mama” kataku menangis memohon

Tapi tiba-tiba papa mengangkat tubuhku ke sofa. Kulihat wajah nya berubah menjadi lembut dan berkata,

“Yona, aku tadi melihat semua apa yang kamu lakukan, aku mengintip dari balik pintu, aku tahu kamu tadi tak mendapat kepuasan dari pacarmu, kalau kamu mau aku puasin rahasia kamu bakal aman”

Mendengar perkataan itu aku hanya terdiam

“Gimana Yona?” tanyanya lagi.

“Benar papa tak akan memberitahu mama dengan apa yang kuperbuat?” tanyaku menyakinkan.

Papa hanya menjawab dengan anggukan, dan kemudian dia mulai menciumi putingku, digigitnya pelan. Sementara tangannya menggrayangi vaginaku yang masih basah. Papa pun lantas melepas pakaian yang dia kenakan termasuk CDnya. Betapa kagetnya aku ketika aku melihat batang penisnya yang jauh lebih besar dari punya pacarku. Entah berapa ukurannya yang jelas panjang, besar, hitam, berotot berbulu lebat dan mendongak keatas. Tubuhku langsung bergetar melihat batang penis itu yang sudah berdiri dengan gagahnya.

Dia menyuruhku duduk di sofa kemudian kedua pahaku dibuka lebar-lebar. Dia berlutut dihadapan vaginaku, lidahnya menjulur siap untuk menjilati vaginaku. Dan tiba-tiba lidah hangatnya sudah mengobok-obok isi dalam vaginaku. Rasanya sungguh nikmat. Jilatannya lebih lihai dan lebih lembut daripada Rino. Klitorisku tak luput dari jilatan dan hisapannya.

“Ooohhh enak banget paah…terus paaahh…aahhhh…” desahku tanpa sadar, aku tak mempeduliakan apa yang aku ucapakan. Papa mengobok-obok vaginaku cukup lama. Dan tak berapa lama aku emrasakan nikmat yang teramat dahsyat yang tak pernah aku rasakan sebelumnya.

“Aaaahhhh…..” jeritku dengan tubuh menegang. Ruapanya ini yang namanya orgasme. Aku pun lantas merasa lemas. Papaku mungkin tahu kalau aku sudah mencapai klimaksku, maka dia menghentikan jilatannya. Kini dia ambil posisi berdiri, tepat di hadapanku penis yang besar itu seolah menantangku. Tanpa menunggu aba-aba, kumasukan batang penis itu ke dalam mulutku. Kumulai menjilat, menghisap dan kusedot lembut ujung kepala penisnya. Aku melakukannya berulang-ulang. Papa ikut menggoyangkan pantatnya, sehingga kadang-kadang batang penisnya masuk sampai tenggorokanku.

Aku kembali bergairah menikmati batang penis yang sedang kumainkan dalam mulutku. Rasanya ingin sekali vaginaku disodok dengan penis papaku ini, tai aku malu untuk memintanya. Setelah puas penisnya kumainkan kemudian dia duduk di sofa dan menyuruhku untuk naik diatasnya.

“Ayo Yona, masukin langsung” pinta papa.

Kupegang batang penis itu dan kuarahkan ke lubang vaginaku. Awalnya agak susah untuk masuk karena terlalu besar penisnya, papa membantu dengan mengangkat pantatnya.

“Ssstthhh…sakiiitt….” erangku menahan sakit. Dengan sedikit menahan sakit akhirnya “Bleeessss….” Batang penis itu berhasil masuk ke dalam vaginaku.

Anehnya semakin masuk batang penisnya semakin nikmat. Liang vaginaku benar-benar terasa penuh. Sungguh nikmat luar biasa rasanya. Karena dikuasai nafsu, rasa maluku pun hilang entah kemana. Ekspresi papaku makin menmbah nafsuku. Remasan tangan papaku di kedua toketku semakin menimbulkan rasa nikmat. Kugoyangkan pantatku dengan keras dan cepat.

Tiba-tiba, aku merasakan mau mencapai klimaks, tapi papaku berkata,

“Berhenti! kita ganti posisi. Kamu nungging dulu”

‘Mau apa ini?’ kataku dalam hati.

Tiba-tiba aku merasakan gesekan kepala penis di bibir vaginaku kemudian. ‘ Blessss….’ batang penis itu masuk ke liang vaginaku. Yang begini belum pernah aku rasakan. Rino tak pernah memperlakukanku yang seperti ini, begitu juga dengan Iwan, laki-laki yang mengambil keperawananku. Tapi yang begini ini rasanya sungguh luar biasa nikmatnya. Hujaman-hujaman batang penis itu terasa menggesek seluruh lubang vaginaku, bahkan hantaman kepala penis itu pun terasa membentur dasar vaginaku, yang mebuatku merasa semakin nikmat. Kurasakan sodokkan batang penis papa makin keras dan cepat. Perasaan yang kudapat pun makin lama semakin lama semakin nikmat. Makin nikmat, makin nikmat, dan semakin nikmat. Tiba-tiba,

“Ooohhh.. ohh.. ohhh!” kenikmatan itu meledak. Aku mencapai klimaks yang kedua kalinya. Hentakan papa pun makin cepat saja, tiba-tiba aq mendengar erangan panjangnya. Seiring dengan itu di cabutnya batang penis papa dari liang vaginaku. Dengan gerakan cepat, papa sudah berada di hadapanku. Disidirkannya batang penisnya ke mulutku. Dengan cepat kutangkap, kukulum batang penis papa dan kumaju mundurkan mulutku dengan cepat. Tiba-tiba kurasakan semburan pejuh panas di dalam mulutku. Aku tak peduli. Terus kukulum dan kuhisap batang penis papa. Sebagian besar pejuh papa tertelan olehku, sebagian lagi kukeluarkan, lalu jatuh meleleh memenuhi daguku. Papa memelukku dan menciumku,



“Yon, kapan-kapan, kalau mama nggak ada, kita bercinta lagi ya” aku tak menjawab.

Sebagai jawaban, aku menggelayut dalam pelukan papaku. Yang pasti aku mau bercinta lagi dengan papaku. Bersama pacarku aku tak pernah merasakan klimaks. Bersama papa, sekali main klimaks 2 kali. Sapa yang mau nolak?

Setelah kejadian itu asal ada kesempatan, kami melakukannya lagi. Sementara mama masih sering marah, berusaha mengajarkan disiplin. Biasanya aku hanya diam saja, pura-pura patuh. Padahal suaminya, yang menjadi papaku itu, sering kusetubuhi dan kunikmati. Beginilah kisah pengalamanku dengan papaku yang pendiam, tetapi pintar di ranjang. 

Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home